Kotamobagu – Ketua Komisi III DPRD Kota Kotamobagu Agus Suprijanta, berharap ke depannya keberadaan Badan Pengawasan Obat-obatan dan Makanan (BPOM), agar tidak hanya berada di Provinsi saja, namun juga memiliki perwakilan pada tiap – tiap daerah.
Hal tersebut disampaikannya usai kunjungan Kerja (Kunker) ke Provinsi Sulawesi Utara beberapa hari lalu, untuk meminta kepada Badan POM agar dapat juga mengawasi langsung obat – obatan dan makanan, yang kini marak beredar di Kotamobagu yang sebagian sudah kadaluarsa, namun masih tetap dijual.
“Bulan puasa ini, BPOM harus rajin ke supermarket maupun ke apotik – apotik, untuk mengawasi barang-barang maupun obat – obatan yang beredar, jangan sampai sudah kadaluarsa namun masih tetap saja ada dipasaran” tuturnya.
Dia juga menambahkan, jika ke depan nanti BPOM, sudah ada perwakilannya di Kotamobagu, tentu para legislator tidak perlu lagi ke Provinsi, hanya untuk meminta BPOM untuk datang ke Kotamobagu. “Akan kami usahakan, penganggarannya bisa di adakan pada APBD-Perubahan, karena untuk mendirikan perwakilan BPOM di Kotamobagu, tentu membutuhkan dana yang tidak sedikit” terangnya. (zmi)
