Bisnis dan Ekonomi

Sulut Berpeluang Jadi Motor Pertumbuhan di Tengah Ketidakpastian Global

Sulut Berpeluang Jadi Motor Pertumbuhan di Tengah Ketidakpastian Global
Pelaksanaan HLM Provinsi Sulawesi Utara 2026

Manado, BeritaManado.com – Di tengah perlambatan ekonomi dunia dan ketidakpastian geopolitik global, perekonomian Sulawesi Utara justru menunjukkan ketahanan yang kuat.

Bank Indonesia memproyeksikan ekonomi daerah ini akan tumbuh lebih tinggi pada 2026, didorong percepatan investasi, pembangunan infrastruktur, dan penguatan sektor unggulan.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Utara, Joko Supratikto, menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Sulut pada 2026 diperkirakan berada pada kisaran 5,4–6,3 persen, meningkat dibanding realisasi 2025 yang mencapai 5,66 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan nasional sebesar 5,11 persen.

“Percepatan realisasi APBD, peningkatan investasi PMA dan PMDN, serta pembangunan infrastruktur pemerintah akan menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara pada 2026,” ujar Joko saat pelaksanaan High Level Marketing (HLM) Provinsi Sulut di Kantor Bank Indonesia, Senin (23/2/2026).

Data BI menunjukkan pada Triwulan IV 2025 ekonomi Sulut tumbuh 5,95 persen (yoy), ditopang konsumsi rumah tangga dan investasi yang meningkat.

Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan didorong sektor transportasi dan perdagangan seiring meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara hingga 71,34 persen (yoy) pada Desember 2025.

Bank Indonesia juga menyoroti potensi implementasi direct call ekspor Bitung–Tiongkok, pembukaan rute penerbangan baru, serta peningkatan perdagangan internasional sebagai faktor penguat ekonomi Sulut ke depan.

(srisurya)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara