Berita Utama

Sopir AKDP Bitung Mogok Beroperasi

Sopir AKDP Bitung Mogok Beroperasi
Aksi puluhan sopir AKDP ketika menahan kendaraan plat hitam (foto ist)

Bitung—Sebagai bentuk pelampiasan kekecewaan atas menjamurnya angkutan umum berplat hitam atau taxi gelap, puluhan sopir AKDP Kota Bitung menggelar aksi mogok, Selasa (6/11) pagi. Para sopir AKDP sendiri mengaku frustasi melihat jumlah taxi gelap yang kian hari semakin bertambah, tapi tidak pernah ada pencegahan dari petugas.

Menurut pengakuan Ketua AKDP Kota Bitung, Kadir, beberapa waktu lalu pihaknya telah mengambil tindakan dengan cara mengusir taxi gelap yang menunggu penumpang di lokasi Sari Plasa. “Tapi sayang tindakan kami tidak diikuti dengan tindakan nyata dari petugas, baik Polisi maupun Dishub melakukan penertiban,” kata Kadir.

Padahal menurutnya, sejumlah taxi gelap yang berhasil mereka amankan telah diserahkan ke pihak Polres. Tapi sayang, hanya dalam hitungan hari taxi gelap itu kembali beroperasi.

“Kami menyesalkan pihak kepolisian. Jangan setelah ditahan kendaraan plat hitam trus secepatnya dikeluarkan, harus sesuai aturan yakni 2 minggu,” katanya.

Kadir dan puluhan sopir AKDP sendiri mengaku heran akan jumlah taxi gelap yang tiap hari bertambah jumlahnya. “Ini yang harus ditelusuri, kenapa sampai taxi gelap begitu menjamur,” katanya.

Aksi mogok sopir AKDP ini sendiri sempat menahan satu unit kendaraan plat hitam yang diduga taxi gelap di lokasi Terminal Tangkoko. Namun berkat kesigapan Dishub, aksi penahaman kendaraan pribadi itu tidak berujung keributan.

Pihak Dishub sendiri langsung mengajak berdialog para perwakilan sopir AKDP yang menghadirkan perewakilan Polres dan mendengar apa yang menjadi keluhan para sopir.(enk)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara