
Manado, BeritaManado.com – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Sulawesi Utara melaksanakan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Sulawesi Utara.
Pembahasan dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Happy Korah, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Jenny Karouw, Kepala Biro Hukum, Grubert Ughude, Kepala OJK Sulut Gorontalo Maluku Utara, Elyanus Pongsoda, tim ahli dan pejabat terkait lainnya.
Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Utara Gorontalo Maluku Utara, Elyanus Pongsoda, menguraikan manfaat pembentukan BUMD PT Jamkrida.
“Jumlah UMKM Indonesia 50 hingga 60 juta. UMKM yang banyak ini jika dimanfaatkan baik akan sangat bermanfaat bagi pembangunan dan masyarakat Indonesia,” jelas Elyanus Pongsoda.
Lanjut Elyanus Pongsoda, sejauh ini OJK terus mendorong perbankan memperbanyak penyaluran kredit produktif terhadap para pelaku UMKM. Perbankan memiliki keraguan penyaluran kredit karena tanpa penjamin.
“Misalnya dari target OJK 20 persen kredit UMKM Bank SulutGo baru merealisasikan 11 hingga 12 persen. Kami diskusi ternyata mereka ragu masuk, masyarakat punya tanah tanpa sertifikat. Melalui Jamkrida nanti maka keraguan perbankan dapat teratasi,” terang Elyanus Pongsoda.
Diakui Elyanus Pongsoda, selama ini sudah ada PT Jamkrindo tapi milik nasional sehingga tidak optimal di daerah. Keberadaan Jamkrida nanti akan lebih memaksimalkan lebih detail potensi UMKM di daerah.
“Jamkrida akan lebih maksimal karena banyak potensi usaha perlu digarap di bidang perikanan, pertanian dan perkebunan,” tukas Elyanus Pongsoda.
Hal lain dijelaskan Elyanus Pongsoda, pembentukan Jamkrida di kabupaten kota minimal modal disetor Rp.10 Miliar, provinsi Rp.25 Miliar dan nasional Rp.100 Miliar.
“Dana Jamkrida digunakan ketika debitur bermasalah. Perbankan melihat paling utama prospek usaha, agunan itu paling ahkir. Nanti setelah Ranperda rampung OJK akan minta master plan tiga tahun kedepan termasuk direksinya harus profesional,” tandas Elyanus Pongsoda.
Hadir anggota Pansus, Cindy Wurangian, Ferdinand Mangumbahang, Ivone Bentelu, Noldy Lamalo, Nori Supit dan James Karinda.
(JerryPalohoon)
