
Manado – Pengadaan mobil dinas Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Utara (Sulut) Dr Djouhari Kansil menimbulkan tanda tanya. Padahal, pengajuan permintaan pengadaan kendaraan dinas Wagub Kansil, telah diajukan ke Badan Pengelolah Keuangan dan Barang Milik Daerah (BPKBMD) Provinsi sejak tanggal 9 Mei 2012, diduga hal pengadaan tersebut sengaja diperlambat.
Meski berkas permohonan pergeseran anggaran tahun 2012 ke Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2012 telah ditandatangai oleh Sekprov Ir Siswa Rachmat Mokodongan, Kepala Biro (Karo) Umum Farly Kotambunan dan Kepala Bagian (Kabag) Rumah Tangga Andra Mawuntu, namun kehadiran kendaraan Toyota Lexus seperti yang diajukan ternyata belum ada tanda-tanda positif.
Setelah ditelusuri orang dekat Kansil, ke dealer resmi Toyota di Kota Manado. Pihak Dealer sendiri mengaku, Pemprov Sulut belum melakukan pemesanan kendaraan yang dimaksud.
“Kalau tidak salah, kata Pak Karo Umum sudah di pesan di dealer, tapi setelah kami cek Pemprov belum memesan,” ujar sumber.
Sementara itu Sekprov Mokodongan saat dikonfirmasi mengatakan, pemesanan sudah dilakukan dan barang tersebut sementara diperjalanan. “Proses pemesan langsung dari Jakarta,” katanya.
Terkait informasi tidak adanya pemesanan dari Pemprov soal pengadaan mobil Lexus di daeler Toyota, Mokodongan membantah. Dia menuturkan, pemesanan itu dilakukan secara langsung.
“Jadi pesannya di Jakarta, kemudian mereka kirim ke dealer Manado. Di dealer tanya ke siapa? Pesanan itu langsung ke Bos mereka. Tapi yang lebih tahu banyak soal pengadaan mobil dinas Wagub ada di Biro Umum, coba tanya ke Karo Umum,” ucap Mokodongan.
Memang berita ini belum sempat mendapat konfirmasi dari Kotambunan, karna saat para wartawan hendak ke ruang kerjanya, menurut salah satu staf mengatakan sedang sibuk.
Perlu diketahui, mobil dinas jenis Toyota Harrier yang diperuntukan untuk Kansil adalah mobil bekas, Freddy Sualang yang juga mantan Wagub Sulut. Mobil tersebut dalam keadaan tak layak jalan.
“Battery (Aki) mobil dinas Harrier itu rusak. Padahal kami sudah lama mengajukan permintaan perbaikan ke Biro Umum, tapi tidak dilakukan. Sekarang Pak Wagub kalau melakukan dinas pengawasan ke luar Kabupaten Kota, hanya pinjam ke Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulut Boy Tamon,” ujar sumber. (jrp)

SULUT BUTUH PEMIMPIN SEPERTI JOKOWI DI PILKADA BERIKUT: ingat pemimpin skarang cuman 30an% yg pilih padahal sdh periode yg kedua. katanya pemimpin yg BERHASIL… mungkin berhasil menyingkirkan para pesaingnya…??? johari siap pake lexus, SHS so ada LC di jkt. pas bgt…
Ini komang samua komen mencerminkan pembaca adalah anak bangsa sejati. Mar sayangnya samua torang pada akhirnya terperangkap di sistim. Contoh waktu Benny Ramdani belum jadi anggota dewan dapa lia vokal skali ucapan dan tindakan sama. Skarang so terkooptasi deng dokat. Sampe skarang pdip NYANDA KUAT MW GUSUR PA DIA, Ya, cuma beking saki dada deng saki kapala ini legeslatif dan eksekutif. Stali tiga uang.
Pejabat model bgni kelaut jo…manyasal ja pilih pa dorang
Cuma karena accu rusak lalu harus ganti mobil yg harganya 2x lipat Alphard?
Ck… ck… ck…
Di mana keberpihakan pada rakyat? Masih banyak rakyat yg mengeluh krn harga minyak tanah naik jadi Rp 12.000/liter padahal mereka belum dijangkau gas 3kg tapi para pimpinan daerah ganti mobil krn urusan sepele.
Kalau Lexus-nya rusak lalu mau diganti mobil apa lagi ya…?
Tambahan utk @Adano:
Di Kota Solo, Jokowi sbg orang nomor 1-nya tetap pakai ‘mobil warisan’ walikota sebelumnya yg sudah berusia 10 tahun walaupun sempat mogok beberapa kali. Setelah ada mobil ESEMKA buatan SMK, dia pakai mobil buatan anak2 bangsa itu….
ngomong-ngomong… kalo tuh camry somo lelang kase tau neh… masi bagus itu kita siap mo dafo…
Kalau memang so rusak sama sekali, baru pantas minta ganti yg baru.
Nda perlu beking diri… Tahu diri sadaki kwa..!!!
bukan main pe kaya skali ini SULUT, cuma karena aki rusak langsung minta ganti oto baru… pe hebat skali…. mana itu penghematan nasional yang di instruksikan oleh Presiden SBY??? memangnya pak Wagub tidak bisa membeli dulu aki nya sambil menunggu penggantian dari pemerintah?? memangnya seberapa mahal itu aki?? apa aki lebih mahal dari harga 1 oto Toyota Lexus???
Ngoni suruh2 itu walikota dan bupati bahemat jang beli oto mahal2 ternyata sama jo…. Ngoni pe oto lebe mahal 2Xlipat. 1 lexus = 2bh alphard X type.
Itu camry masi bagus somo ganti leh dgn lexus… Kong ada harier leh… Cuman aki rusak beli jo noh pake doi sandiri paling abis 500rb. Kalo nyanda mampo beli aki bilang nanti kita bantu beli akang…. So talalu sanang eeee
Sejujurnya, pas baca ini Adano deng Peace pe komentar kita langsung tapikir bagini “masak katu somo sama tu oto deng penampilan”. Soalnya penampilan kan dapa lia ‘bersahaja’ (alias wajah yg gak punya karisma)….. hihihihihi…… Sorry bakusedu hahahha…
Maar kita setuju Adano deng Peace pe komentar. Kiapa musti ganti2 oto trus soh? Supaya dapa lia berkelas or bagimana?
PNS sekarang , bukan melayani masyarakat, tapi melayani diri sendiri dan kawan2 nya, percuma MENPAN ceramah di TV, harus jemput bola, mungkin sebagian besar PNS belum tau arti kata jemput bola
Bagaimana rakyat mau sejahtera ? Pimpinannya saja tdk mau hidup bersahaja. Memang susah dapat pejabat yg benar2 mau menjadi pelayan masyarakat.
Kenapa ya pejabat Manado nda bisa yang namanya BERSAHAJA!
mangkage sadiki2 ganti mobnas…
Bukannya Ini bukannya menhamburkan uang rakyat saja…
Contoh India sana….pemimpin dan politikusnya kaya2 tapi mobil dinas tetap “ambasador” yang produk sendiri dan dipakai kalangan bawah!
ini Golden Triangle so mulai dapa lia pica…..
lia jo kapan itu Lexus sampe di Manado, kong boleh dinikmati oleh Pak Wagub. Apa mungkin ada konspirasi melambatkan proses itu? Kalo ada dang, sapa2 yang terlibat ato iri hati?