Minahasa

SMK Kayuuwi Kawangkoan Butuh Tambahan Infrastruktur Sekolah

 

SMK Kayuuwi Kawangkoan
SMK Kayuuwi Kawangkoan

 

Kawangkoan, BeritaManado.com — Meski fasilitas pendidikan gedung sekolah SMK Kayuuwi Kecamatan Kawangkoan Barat skalanya masih tergolong kecil, namun sekolah yang terletak di ujung desa ini sudah menunjukan prestasi yang cukup gemilang.

Tapi tak bisa dipungkiri untuk meningkatkan prestasi yang lebih tinggi lagi SMK Kayuuwi butuh tambahan infrastruktur sekolah. Perkataan ini disampaikan Kepala Sekolah SMK Kayuuwi Dra. K.M. Walukouw M.Pd, kepada BeritaManado.com, Selasa (3/4/2018) di sekolah.

Walukouw menjelaskan, sekolah ini statusnya masih swasta dan dibangun pada tahun 2012 yang diprakarsai oleh pemerintah Desa Kayuuwi. Ia mengakui SMK Kayuuwi skalanya masih kecil dan jumlah murid juga masih terbatas, sebab baru 83 siswa dan memiliki 3 ruang belajar serta 17 guru honor dan 1 guru PNS.

“Setelah sekolah berdiri pihaknya menerima bantuan untuk pembangunan 2 ruang RKB dan perpustakaan, selanjutnya memasuki tahun 2018, pihaknya baru mau menerima DAK yang ke-3” sebut Walukouw.

Kendati demikian Ia bersama seluruh guru tak patah semangat, sekolah boleh kecil tapi terkait mata pelajaran setara dengan sekolah yang lain, bahkan ada tiga hal penting kepercayaan Pemerintah terhadap SMK Kayuuwi.

“Kami sudah dipercayakan menjadi penyelenggara UNBK dan sekalipun tak pernah pernah bergabung dengan sekolah lain, selain itu dipercayakan pemerintah pusat menjadi tempat pelaksanaan uji kompetensi farmasi serta sekolah mereka sudah terakreditasi” ungkapnya.

Cuma katanya, menjadi persoalan masih kekurangan infrastruktur sekolah, akses jalan masuk sekolah belum dibangun.

“Kami sudah masukan proposal bantuan ke diknas provinsi, untuk tambahan minimal 6 ruang belajar karena yang ada baru 3 ruang, ditambah lagi pembangunan ruangan kantor representatif serta ruangan laboratorium sekolah. Olehnya Ia bermohon semoga bantuan dikabulkan dan Ia bertekad kedepan status sekolah menjadi negri, mengingat waktu sekolah dibentuk adalah hasil didikan dari Pemerintah Desa Kayuuwi,” ungkapnya.

 

(Ferry Lesar)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara