“Orang muda 25 tahun kebawah jangan dipaksa untuk menyukai batik, tapi justru dikenalkan dengan cara yang mereka mau. Misalnya, dari segi warna, warna-warna ngejreng tentu bukan menjadi pilihan mereka, begitu juga motif, harus yang lebih sederhana. Kebalikan lagi bagi orang tua di Sulawesi Utara yang justru suka batik dengan warna yang lebih berani, seperti misalnya merah dan warna cerah lainnya. Jadi kita yang harus menyesuaikan atau beradaptasi dan berinovasi,” ungkap Sizzy.
Karakteristik tentang perbedaan gaya ini juga ditunjukkan bagi customer dari Amerika dan Eropa, di mana yang Amerika memilih produk dengan harga terjangkau sehingga bisa dibeli dalam jumlah banyak, sementara Eropa lebih mementingkan kualitas seperti bahan dari sutra, meski dibeli dalam jumlah terbatas karena tingginya harga jual.

Buka Lapangan Pekerjaan
Sizzy Matindas kini memiliki galeri yang terletak di Jalan Diponegoro, Nomor 107, Kelurahan Mahakeret Timur lingkungan 4, Kecamatan Wenang, Kota Manado, Sulawesi Utara.
Di galeri ini, Sizzy memajang berbagai jenis produk yang siap jual dan bisa dijadikan lokasi untuk melakukan pemesanan.
Sementara, untuk tempat produksi dilakukan di Kota Cirebon, Jawa Barat.
Selain membuka lapangan di 2 kota tersebut, Sizzy juga bekerjasama dengan anak-anak muda yang mulai menekuni dunia desain dan mau mencoba mendesain motif untuk batik.
Meski, Sizzy sendiri berkomitmen, motif yang didesain adalah yang ceritanya dikuasai sehingga jika ada yang bertanya maka mampu dijelaskan dengan baik.
Untuk pemesanan maupun pembelian, diakui Sizzy, banyak yang masuk lewat online, terutama lewat akun Instagram Sizzy yaitu @sizzymatindasbatik dan WhatsApp lewat nomor 081210308919.
“Di akun IG memang tidak semua motif atau desain diposting, tapi dari situ bisa tanya-tanya, jadi kami bisa kasih referensi juga sesuai dengan yang dicari,” kata Sizzy.
Terus Berkarya dan Melebarkan Sayap ke Daerah Lain
Dengan pencapaian besarnya, Sizzy Matindas mengaku tidak mau menyerah dan berhenti berkarya, tapi justru akan terus membuat motif dan desain dari 15 Kabupaten-Kota di Sulawesi Utara.
Menurut Sizzy masih ada begitu banyak cerita dari berbagai daerah di Sulawesi Utara yang harus dipelajarinya agar dapat membuat motif yang lebih lengkap lagi, salah satunya tentang Nusa Utara yang meliputi Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Sitaro dan Kabupaten Kepulauan Talaud.
Selain Sulawesi Utara yang merupakan daerah asal Sizzy dan suami, Sizzy rupanya telah melebarkan sayap ke daerah lain dan menghasilkan karya Batik Bercerita sesuai dengan kearifan lokal daerah tersebut, salah satunya Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Sizzy pun menjadi inspirasi bagi wanita Sulawesi Utara untuk berkarya dan meningkatkan kemampuan yang dimiliki sambal memberi manfaat bagi daerah dan masyarakatnya.
(srisurya)
