MANADO – Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Pemkot Manado, Pingkan Sinjal mengatakan, untuk pencabutan subsidi minyak tanah ini, bukan berarti tidak ada lagi yang dijual di tengah masyarakat.
“Minyak tanah tetap ada, tetapi dijual dengan harga keekonomian, dan dijual dalam kemasan, di tempat-tempat resmi seperti Satuan Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dan tempat-tempat yang ditunjuk pemerintah,” kata Sinjal.
Khusus untuk minyak tanah dalam kemasan, itu harganya berfluktuasi mengikuti harga dunia, jika naik akan naik jika turun juga begitu, sehingga masyarakat diharapkan memahami benar hal ini.
Sebelumnya jatah minyak tanah Manado yang disalurkan setiap hari adalah sebanyak 95 KL dan dijual di 254 pangkalan yang ada di Manado, dengan harga eceran tertinggi Rp3000 untuk setiap liternya, dan kini yang bersubsidi disalurkan setiap hari tinggal 50 kl, hingga akhir Januari 2012. (dan)
