3. Memeriksa bagian lain dari kendaraan.
4. Memesan spare part ataupun kelengkapan kendaraan yang perlu diganti, serya membuat sebuah laporan pembukuan kondisi dari kendaraan setelah dilakukan perawatan.
Perbedaan Mekanik dan Montir
Definisi dari mekanik dan montir memang cukup mirip. Tidak jarang banyak orang kebingungan untuk membedakan keduanya. Akan tetapi, ada satu hal yang bisa menjadi ciri yang dapat membedakan antara mekanik dan montir, yakni jangkauan pekerjaannya. Montir biasanya akan bertugas untuk memperbaiki, memeriksa, dan memasang bagian-bagian kendaraan secara umum. Sedangkan untuk mekanik, ia bertanggung jawab untuk memeriksa kondisi dari kendaraan secara keseluruhan.
Untuk itu, dapat dikatakan montir merupakan pekerjaan di sebuah bengkel yang bertanggung jawab seputar perbaikan serta pemasangan bagian kendaraan yang umum. Sedangkan untuk mekanik merupakan seseorang yang memiliki keahlian ilmu mendalam mengenai mesin kendaraan. Maka, apabila terjadi kerusakan secara serius, mobil perlu diperbaiki dan ditangani oleh seorang mekanik, karena mekanik terdiri dari sub bidang pekerjaan yang khusus. Misalnya, mekanik yang khusus untuk memperbaiki karburator, radiator, ataupun kompresor.
Seorang mekanik ataupun montir yang bekerja di perusahaan otomotif yang besar biasanya akan memiliki jenjang karir yang baik. Untuk menjadi seorang mekanik ataupun montir sendiri Anda dapat memilih pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang di dalamnya terdapat jurusan teknik otomotif. Selain dari bersekolah, Anda juga bisa menjadi seorang montir ataupun mekanik jika memiliki sebuah pelatihan ataupun magang dan mendapatkan sertifikasi. Tidak bisa diragukan lagi, profesi montir dan mekanik sangatlah prospektif. Hal tersebut dikarenakan semakin bertambahnya kebutuhan akan kendaraan juga industri otomotif yang terus meningkat.
(rds)
