Berita Utama

Siapa Sebenarnya Pengemudi Ojol yang Bertemu Gibran? GoTo Buka Suara

Siapa Sebenarnya Pengemudi Ojol yang Bertemu Gibran? GoTo Buka Suara
Rahman Thohir, satu dari delapan pengemudi ojol yang berkesempatan berdialog dengan Wakil Presiden. [Foto ist].

Jakarta, BeritaManado.com — Belakangan ini, publik dihebohkan dengan kehadiran pengemudi ojek online (ojol) yang menemui Wakil Presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka.

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) pun akhirnya angkat bicara, khususnya untuk salah satu sosok yang paling disorot publik dan diragukan identitasnya.

Menurut Ade Mulya, Direktur Public Affairs & Communications GOTO, sosok yang jadi perbincangan itu adalah Mohamad Rahman Tohir, yang akrab disapa Cang Rahman.

Ade menegaskan bahwa Cang Rahman bukan orang baru, melainkan mitra aktif Gojek yang sudah bergabung sejak tahun 2015.

Ade menjelaskan, cerita ini bermula pada hari Sabtu lalu, di mana Gojek dan beberapa aplikator lain dihubungi Sekretariat Wapres yang meminta kehadiran perwakilan pengemudi.

“Pada hari Sabtu, kami dan aplikator lain dihubungi oleh Kantor Wakil Presiden untuk menghadirkan perwakilan mitra ojol dari seluruh aplikasi dalam dialog bersama Wapres. Tujuannya adalah untuk mendengar langsung aspirasi dan harapan para mitra,” ujar Ade dalam keterangan tertulis, Selasa (2/9/2025), dilansir dari Suara.com jaringan BeritaManado.com.

Ia memastikan sosok yang hadir dalam pertemuan dan jadi sorotan tersebut benar-benar mewakili mitra aktif Gojek.

“Kami pun ingin menegaskan bahwa Mohamad Rahman Tohir atau yang akrab disapa Cang Rahman, salah satu peserta dialog yang ramai menjadi perbincangan publik akhir-akhir ini adalah benar mitra aktif Gojek sejak 2015,” tegasnya.

GOTO sangat menghargai setiap undangan resmi dari pemerintah, terutama yang melibatkan mitra mereka.

Dengan cara ini, GoTo bisa memastikan bahwa pengemudi yang hadir adalah benar-benar bagian dari keluarga besar Gojek.

“Karena dengan demikian, kami bisa memastikan mitra yang hadir benar-benar mitra aktif kami, yang sehari-hari bekerja, terlibat dalam komunitas, dan dipercaya oleh rekan-rekannya,” jelasnya.

Ade juga menambahkan, apa yang disampaikan oleh para pengemudi dalam pertemuan itu adalah murni dari pengalaman nyata di jalanan.

“Aspirasi yang disampaikan pun murni dari para mitra sendiri: mulai dari permohonan dukungan bagi keluarga rekan yang telah berpulang, solidaritas sesama pengemudi, hingga harapan agar situasi tetap aman dan damai,” terang Ade.

Bagi GoTo, ruang dialog seperti ini sangat berharga untuk memperjuangkan kepentingan mitra.

“Kami percaya, suara tulus para mitra adalah fondasi terkuat untuk mencari solusi bersama demi masa depan yang lebih baik,” tutup Ade.

(jenlywenur)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara