
Jakarta, BeritaManado.com — Senator RI Dr Maya Rumantir MA PhD mengungkapkan bahwa penanganan COVID-19 jangan mengabaikan faktor kemanusiaan.
Demikian dikatakannya saat dihubungi BeritaManado.com, Selasa (21/9/2021) melalui layanan pesan WhatsApp.
Dikatakan Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) utusan Sulawesi Utara ini, bahwa dirinya beberapa kali mendengar ada informasi perlakuan terhadap pasien atau jenazah pasien COVID-19 yang terkesan tidak manusiawi.
Yang terkini, Senator Maya Rumantir mengaku cukup terkejut dengan viralnya sebuah video yang berisikan ungkapan kekesalan seorang Pendeta dari wilayah Bitung.
“Dari video yang saya simak, tampaknya hal tersebut patut untuk diselidiki lebih lanjut karena ada kecurigaan dari pihak keluarga terhadap jenazah yang diduga mendapatkan perlakuan tidak semestinya dari rumah sakit swasta di Kota Bitung,” ungkap Senator Maya Rumantir.
Ditambahkannya, tidak hanya itu, berdasarkan keterangan Pendeta Hipterk Haniko, ada cukup banyak hal yang dirasa janggal saat istrinya masih dirawat di rumah sakit Budi Mulia Bitung dan RSUP Prof Kandou Malalayang Manado.
“Dari penuturan yang saya dengar dari Pdt Hipterk Haniko bahwa dapat disimpulkan bahwa terkait kasus tersebut harus diungkap kebenarannya dengan mengumpulkan informasi dan kesaksian dari pihak keluarga pasien maupun para dengan mendengar keterangan dari masing-masing pihak yang terlibat dalam penanganan kasus tersebut.
Ditegaskan Senator Maya Rumantir bahwa dirinya tidak mempersoalkan apa yang menjadi standart pelayanan rumah sakit, namun juga petugas lapangan harus menghormati kesepakatan apa yang menjadi hal untuk dilakukan.
(Frangki Wullur)
