
Manado, BeritaManado.com – Teka-teki mengenai siapa yang bakal menduduki kursi Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sulawesi Utara kini memasuki babak baru yang kian kompetitif.
Sebanyak sembilan birokrat pilihan di lingkungan Pemprov Sulut resmi bersaing dalam seleksi yang menggunakan pendekatan manajemen talenta (talent management).
Langkah ini diambil sebagai strategi sistematis untuk menyaring individu berkinerja tinggi.
Melalui proses ini, Pemprov Sulut tidak hanya mencari pengisi jabatan, tetapi juga fokus pada succession planning atau perencanaan suksesi yang objektif.
Semua ini untuk melahirkan sosok “panglima ASN” yang tangguh dan selaras dengan visi Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus.
Gandeng Rektor Unsrat
Ada hal menarik yang mencuri perhatian dalam proses seleksi kali ini.
Pemprov Sulut secara khusus menggandeng Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Prof Dr Ir Berty Sompie, M.Eng, IPU, ASEANEng, sebagai salah satu anggota Tim Seleksi Kompetensi Teknis.
Keterlibatan pucuk pimpinan perguruan tinggi ternama ini menjadi sinyal kuat bahwa Gubernur menginginkan hasil yang transparan.
Kehadiran akademisi senior tersebut diharapkan mampu memberikan penilaian yang independen dan profesional dalam memetakan kompetensi para kandidat Jabatan Pimpinan Tinggi Madya (JPTM) tersebut.
Daftar 9 Kandidat Sekdaprov
Sembilan nama yang masuk dalam bursa seleksi ini merupakan wajah-wajah familiar dengan rekam jejak yang solid di birokrasi Sulut.
Berikut adalah daftar figur yang tengah berjuang memperebutkan kursi Sekdaprov:
- Tahlis Gallang
- Jemmy Kumendong
- Fransiscus Manumpil
- Clay Dondokambey
- Femmy Suluh
- Tienneke Adam
- Rahel Rotinsulu
- Syaloom Korompis
- Rainier Dondokambey
Kini, publik menanti siapa di antara sembilan nama ini yang mampu membuktikan kompetensinya dan menjadi tangan kanan Gubernur dalam menjalankan roda pemerintahan di Bumi Nyiur Melambai.
(jenlywenur)
