Sementara Tenun lkat Sumba Timur dan Ulos diusulkan sebagai Tenun Indonesia dan Kolintang diusulkan sebagai nominasi multinasional dengan negara lain.
Di sisi lain, pemerhati budaya Sulut Lydia Katuuk menambahkan, selain Kolintang, ada juga beberapa warisan budaya milik Sulut yang sudah masuk daftar WBTb resmi oleh Kemendikbudristek, di antaranya Maengket dan Manee (tahun 2013), Tulude, Kain Koffo dan Kabela (2014), alat musik bia (2015), alat musik Tagonggong, Mogama, Monibi (2016) Tari Masamper dan Tinutuan (2018), Figura (2019), serta Gunde, Cakalang Fufu, Wale Wangko, Sopulut dan Kulipu (2020).
“Jadi sudah banyak warisan budaya Sulut yang memiliki sertifikat WBTb dan masuk dalam daftar WBTb Nasional. Kita beruntung jika Kolintang bisa segera diterima UNESCO,” tambah Lidya.
(Finda Muhtar)
