Berita Utama

Sejarah Brimob di Sulawesi Utara, Berawal dari Penumpasan Pemberontakan

Sejarah Brimob di Sulawesi Utara, Berawal dari Penumpasan Pemberontakan
Ilustrasi anggota korps Brimob.

Manado, BeritaManado.com – Tepat pada 14 November 2025, Satuan Brigade Mobil (Brimob) merayakan Hari Ulang Tahunnya yang ke-80. Eksistensi korps elit Polri ini selama delapan dekade, dalam mengawal keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tak perlu diragukan.

Kisah pembentukan Brimob di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) berawal dari munculnya pemberontakan. Pada tahun 1950, terjadi pemberontakan oleh pasukan yang menamakan diri PPK (Pasukan Pembela Keadilan) di bawah pimpinan Jan Timbuleng, yang bermarkas di desa Tombatu, Minahasa.

Untuk menumpas pemberontakan tersebut, satu Kompi Pasukan Mobil Brigade Polisi yang berjumlah 30 personel di bawah pimpinan Iptu Lai Bahar didaratkan pertama kali di Pantai Amurang (lokasi yang kini menjadi Mapolsek Amurang).

ADVERTISEMENT

Selanjutnya, pada tahun 1953, satu Kompi dari Resimen IX Kompi 5275 yang dipimpin oleh Iptu Han Dumalang bergabung dengan Batalyon Worang. Mereka mendarat di Manado untuk melakukan pembersihan terhadap kelompok PPK, dan pimpinan PPK berhasil ditangkap pada saat itu.

Pembentukan Awal dan Perkembangan Satuan

Pada tahun 1959, terjadi penambahan personel dari Resimen IX Kompi 926 yang dipimpin oleh Iptu Victor Pantauw. Penambahan ini merupakan cikal bakal terbentuknya tiga Kompi Pasukan Mobil Brigade Polisi di Sulut:

Kompi A dan B berkedudukan di Bethesda (yang sekarang menjadi Mapolda Sulut).
Kompi C berkedudukan di Kecamatan Langowan (yang kini menjadi Sekolah Dasar Negeri 5 Langowan).

Pada tahun 1976, terjadi likuidasi Brimob sehingga Batalyon 926 dilebur menjadi dua Kompi BS, yaitu Kompi 38 dan Kompi 39, yang berkedudukan di Jl. Bethesda Manado. Kemudian, pada tahun 1980, Kompi 39 mengikuti latihan pemantapan di Pusdik Brimob Watukosek.

Likuidasi satuan Brimob kembali terjadi pada tanggal 14 November 1983. Kompi 38 dan Kompi 39 dilebur menjadi satu kompi, yaitu Kompi 5153, yang berkedudukan di Paniki, Kecamatan Mapanget. Sebagian personel dari Ki 38 dan Ki 39 dimutasikan ke Polda Sulteng dan menjadi kerangka Kompi Brimob Sulteng.

Validasi dan Perubahan Struktur

Pada tanggal 16 September 1996, dilaksanakan validasi dalam pembentukan dan penambahan Kompi-Kompi Satuan Brimob Polda. Sat Brimob Polda Sulut pun bertambah dua kompi, yaitu Kompi 5156 dan Kompi 5490. Ketiga kompi tersebut berkedudukan di Paniki, Kecamatan Mapanget.

Pada tanggal 5 Februari 1998, terjadi perubahan struktur. Sat Brimob Polda Sulut, yang sebelumnya terstruktur di bawah Direktorat Samapta Polda Sulut, menjadi Satuan Kerja (Satker) Sat Brimob Polda Sulut yang langsung berada di bawah Kapolda Sulut.

Penamaan kompi berubah menjadi:
Kompi A / 5153
Kompi B / 5156
Kompi C / 5490
Selain itu, ditambah satu kompi, yaitu Kompi D / 9821, yang tetap berkedudukan di Paniki, Kecamatan Mapanget.

Perluasan Wilayah dan Pembentukan Detasemen

Perkembangan terus berlanjut. Pada tanggal 27 Januari 2003, terjadi penambahan kompi-kompi tanpa menstrukturkannya dalam bentuk Detasemen. Sat Brimob Polda Sulut diperkuat menjadi empat Kompi Pelopor dan satu Unit Gegana, yang berkedudukan di Paniki Dua, Kecamatan Mapanget.

Peran Sat Brimob Sulut juga meluas ke provinsi tetangga. Pada tanggal 25 Agustus 2003, satu Peleton (SST) yang berjumlah 30 personel digeser ke Provinsi Gorontalo. Peleton inilah yang menjadi cikal bakal terbentuknya Sat Brimob Polda Gorontalo.

Perluasan pangkalan juga dilakukan. Pada tanggal 2 Februari 2004, Kompi-4 Pelopor bergeser menempati pangkalan baru di Desa Inuai, Kecamatan Pasi, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), yang kini menjadi Markas Detasemen B Pelopor.

Menyusul kemudian, pada tanggal 4 April 2005, satu SST yang berjumlah 30 personel menempati pangkalan baru di Kabupaten Melonguane, yang kini menjadi Subden IV Pelopor.

Perubahan Tipe Satuan

Pada tahun 2011, Sat Brimob Polda Sulut berubah tipe dari semula Tipe C menjadi Tipe B-1, dan dibentuk menjadi tiga Detasemen:
Dua Detasemen Pelopor
Satu Detasemen Gegana
Detasemen A Pelopor dan Detasemen Gegana berkedudukan di Paniki Dua, Kecamatan Mapanget, sedangkan Detasemen B Pelopor berkedudukan di Desa Inuai, Kabupaten Bolmong.

Perubahan tipe terakhir terjadi pada tanggal 22 Agustus 2016, di mana Sat Brimob Polda Sulut ditingkatkan dari Tipe B-1 menjadi Tipe A. Satuan ini kini terdiri dari empat Detasemen:
Tiga Detasemen Pelopor, Satu Detasemen Gegana

Detasemen A Pelopor dan Detasemen Gegana tetap berkedudukan di Paniki Dua, Kecamatan Mapanget. Detasemen B Pelopor di Desa Inuai, Kabupaten Bolmong. Ditambah dengan Detasemen C yang berkedudukan di Desa Kalasey, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa.

sumber: Sat Brimob Polda Sulut / pelbagai sumber.

Deidy