
Jakarta – Melalui proses voting terbuka pada Rabu (5/4/2017) dinihari, Komisi II DPR akhirnya memilih lima anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) periode 2017-2022.
Namun sayangnya dari kelima nama anggota Bawaslu yang terpilih tidak ada nama Herwyn J Malonda yang nota bene putra Sulut.
Herwyn Malonda sendiri hanya berada pada posisi ketujuh dari suara terbanyak yang didapat dengan total 17 suara. Namun meski gagal menjadi Anggota Bawaslu RI, Herwyn Malonda tak lupa berterima kasi kepada warga Sulut yang telah mendukumg dia.

“Terima kasih atas dukungan doa dari semua pihak dalam keiikutsertaan saya dalam seleksi Bawaslu RI. Tuhan telah beracara dalam proses pemilihan di Komisi II DPR RI. Tuhan mempunyai rencana lain dalam kehidupan saya. Saya yakin dan percaya bahwa Rencana Tuhan Indah pada waktunya. Banyak selamat untuk sahabat2ku : Mohammad Affifudin, Rahmat Bagja, Frits Edward Siregar, Abhan Misbah, Ratna Dewi Petalolo. Sukses dalam mengawasi Pemilu Indonesia,” kata Herwyn J Malonda dalam akun Facebook-nya.
Mekanisme pemilihan itu sendiri dilakukan dengan menggunakan voting dimana seorang anggota Komisi II DPR memilih maksimal lima nama Calon Anggota Bawaslu.
Dalam voting terbuka yang dihadiri oleh 55 anggota Komisi II DPR itu, akhirnya menetapkan lima nama yang memiliki suara terbanyak.
Kelima nama tersebut adalah Ratna Dewi Pettalolo (54 suara), Mochammad Afifuddin (52 suara), Rahmat Bagja (51 suara), Abhan (34 suara), dan Fritz Edward Siregar (33 suara).
Saat ini, Ratna Dewi menjabat sebagai Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah, Abhan merupakan Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, Rahmat Bagja adalah Dosen Fakultas Hukum Universitas Al Azhar Indonesia, Mochammad Afifuddin menjabat sebagai Dewan Pengarah Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR), dan Fritz Edward seorang Pengajar Hukum Tata Negara di STH Indonesia Jentera.
Pada forum yang sama, Komisi II DPR juga telah memilih tujuh Calon Anggota KPU RI periode 2017-2022. (Rizath Polii)
