Manado – Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang merasa prihatin terhadap Bupati dan Walikota yang Dikabarkan kurang akur dengan wakilnya. Keprihatinan ini diungkapkan Sarundajang karena akhir-akhir ini pemberitaan media massa banyak mengangkat permasalahan Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota di daerah Sulut yang tidak lagi bisa sejalan dalam melaksanakan pemerintahan di Kabupaten/Kota.
“Memang tidak gampang jadi pejabat kalau tidak mampu menahan diri. Untuk itu saya sampaikan ada pejabat yang melangar sumpah itu tidak boleh terjadi, jadi saya pikir mereka berdua ini harus bertanggungjawab, dan saya yakin bisa selesai masalahnya,”
Ia menjelaskan biasanya begitu sebelum jadi (Pemimpin Daerah) ada ikrar sehidup semati walaupun badai menerpa kita tetap satu, setelah jadi yah kemesraan itu berlalu. Saya masih mengharapkan mereka tau diri karna dipilih oleh rakyat, kalau toh itu masalah peribadi jangan masukan dengan masalah pemerintahan, itu harus dihindari sebab konflik antar pejabat Wakil atau Kepala Daerahnya ataupun Sekdanya serta Asistennya, itu akan merembet kebawah dan hetarannya dibawah lebih kuat, inikan merugikan, ujarnya.
“Saya sudah berapa kali turun tapi karna tidak terungkap seperti saya lihat di TV dan koran di Bolmong, mengerikan itu, kalau dimanfaatkan oleh provokator, bagaimana?. Sedangkan ini yang ditunggu-tunggu oleh pihak-pihak yang tidak mau Sulut ini aman,” katanya.(jrp)
