Politik dan Pemerintahan

Sarundajang Presentasi Dihadapan 200 Pengusaha Korsel

Manado – Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), SH Sarundajang mengajak para investor Korea Selatan (Korsel) kembangkan geothermal dan hydro power plant serta pembangunan jalan tol Manado-Bitung, jalur rel kereta api Bitung-Makassar. Ajakan itu disampaikan Gubernur Sarundajang ketika mempresentasikan potensi Sulut dihadapan sekitar200 pengusaha Korsel di Seoul awal pekan ini, kata Kabag Humas Pemprov Sulut, CH Sumampow, di Manado, Sulut, Sabtu (8/7).

Sumampow mejelaskan, Gubernur Sulut bersama rombongan berada di negara sahabat itu difasilitasi Badan Koordinasi Penanaman Modal-RI dalam rangka market sounding melalui kegiatan Marketing Investasi Indonesia dan atas undangan Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Republik Korea. Dalam bussines forum ini hadir memberikan sambutan Kepala BKPM-RI Prof.Dr. Chatib Basri, Duta Besar Indonesia untuk Korea Mr. Nicholas Dammen, Kepala Kamar Dagang dan Industri Korea, Kyung Shik Sohn, dan Deputi Kadin untuk Indonesia, Peter Gontha.

Pada kesempatan itu, kata Sumampow, Gubernur Sarundajang menawarkan potensi Geothermal di Minahasa 400 MW dengan rencana biaya investasi 800 Juta US dolar dan di Bolaang Mongondow 300 MW dengan rencana investasi 600 juta dolar AS, sedangkan potensi Hydro Power Plant sebesar 280 Megawatt, dan existing 59,80 MW. Proyek jalan tol Manado-Bitung sepanjang 43,6 kilometer dengan nilai investasi Rp3,6 triliun, pembangunan geothermal, Infrastruktur untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung-Minahasa Utara sebesar 60 juta US dollar, proyek investasi rel kereta api dari Makassar-Bitung untuk tahap pertama Bitung-Gorontalo sepanjang 250 kilometer

Dalam Bisnis Forum ini, telah terjadi komunikasi sangat baik dilakukan oleh Gubernur Sulut dengan Kadin Korea. Respond serupa juga tercipta kalangan calon investor tersebut dan mereka berminat melakukan investasi di Sulut. Sumampow mengatakan, Gubernur dan rombongan dalam kunjungan kerja di Negara itu juga melakukan kunjungan di Busan untuk mempelajari pengembangan industri perikanan terbesar di Korsel.

Rombongan Gubernur itu terdiri dari Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Sulut, Ir. Roy Roring, M.Si, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Provinsi Sulut Ir. Tonny Korah, M.Si, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Ir. Boy Tamon, M.Si, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Ir. Eddy Kenap, M.Si, dan Kepala Bidang Kerjasama Luar Negeri BKPMD Sulut Dr. Franky Manumpil.(dan)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara