Manado – Pada Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun 2012, Gubernur Sulut Sinyo Harry Sarundajang memaparkan proyeksi pembangunan sub sektor transportasi laut dan transportasi udara. Untuk transportasi laut, prasarana yang dikembangkan diantaranya Pelabuhan Bitung dan Pelabuhan Manado.
“Pelabuhan Bitung dipersiapkan menjadi International Hub Port, sementara Pelabuhan Manado yang selain akan melayani jasa transportasi laut, juga dipersiapkan sebagai pelabuhan pariwisata,” ujar Sarundajang.
Dilaporkan juga keberhasilan pembangunan sektor transportasi udara nampak dari dilakukannya pengembangan fasilitas sisi udara dan sisi darat Bandara Sam Ratulangi Manado, pengembangan Bandara Melonguane Talaud dan Bandara Naha Tahuna.
“Pengembangan Bandara Melonguane dan Naha sampai saat ini masih berlanjut hingga nantinya memiliki panjang landas pacu (runmay) 1.750 M dan dapat didarati pesawat type M-50 sejenis F-50, F-27, ATR-42 dan DASH-8 dengan rute yang terjauh yang dapat dilayani seperti Bandara Djalalludin Gorontalo,” tutur Sarundajang. (Jerry)

Pak Sarundayang cuma bekoar-koar di Forum tapi hal yg sangat penting untuk SULUT dilupakan.
Baca artokel online ini : UNI EROPA SERTIFIKASI BENGKEL PESAWAT BATAM.
http://regional.kompas.com/read/2013/04/12/12210271/Uni.Eropa.Sertifikasi.Bengkel.Pesawat.Batam?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp
Pak Gub seharusnya meminta ke MENTERI PERHUBUNGAN untuk meminta proyek LION AIR di SAMRAT dilanjutkan. Bengkel Pesawat yg di Batam itu seharusnya untuk di SAMRAT.