Kota Manado

Tidak Ada Gangguan Penerbangan, Bandara Sam Ratulangi Tetap Normal Pasca Gempa

Tidak Ada Gangguan Penerbangan, Bandara Sam Ratulangi Tetap Normal Pasca Gempa
Antrean penumpang di bandara

Penulis: Sri Surya

Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Pantai Barat Daya Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara, pada Kamis (2/4/2026) pukul 06.48.14 WITA.

Berdasarkan analisis BMKG, episenter gempa terletak pada koordinat 1,25° LU dan 126,27° BT, atau sekitar 129 km arah tenggara Bitung, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 33 km.

Guncangan gempa dirasakan di wilayah Manado yang berdampak bukan hanya pada kepanikan warga, tapi juga kerugian materil dan 1 korban jiwa.

Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado yang berjarak sekitar ±156 km dari pusat gempa turut merasakan guncangan tersebut, baik oleh personel operasional maupun para pengguna jasa bandara.

Pasca kejadian gempa, operasional Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado dipastikan tetap berjalan normal.

Seluruh jadwal penerbangan domestik maupun internasional berlangsung sesuai rencana tanpa adanya holding, divert, delay, maupun pembatalan akibat gempa.

Layanan navigasi penerbangan (ATC), serta operasional maskapai dan ground handling, tetap berjalan dengan baik.

Hasil pemeriksaan menyeluruh oleh PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi sebagai pengelola bandara menunjukkan bahwa fasilitas dan infrastruktur bandara berada dalam kondisi aman dan laik operasi.

Area pergerakan pesawat (movement area) dinyatakan serviceable tanpa adanya kerusakan yang mengganggu operasional penerbangan.

Meskipun tidak terdapat dampak signifikan terhadap operasional, terdapat beberapa kerusakan ringan hingga sedang pada fasilitas bandara.

Kerusakan tersebut antara lain berupa plafon di Gedung Terminal serta beberapa retakan pada dinding Gedung Terminal.

Selain itu, ditemukan retakan pada dinding dan lantai di Gedung Airport Facilities (AFL) yang saat ini masih dalam proses perbaikan.

Terdapat pula gangguan pada sistem pelaporan penumpang berangkat (CUCS) yang telah berhasil dipulihkan.

Proses evakuasi pengguna jasa bandara telah dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.

Tidak terdapat laporan korban luka baik dari penumpang maupun personel.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi Manado, Radityo Ari Purwoko, menyampaikan bahwa berdasarkan informasi dari maskapai, operasional penerbangan tetap berjalan dengan lancar dan seluruh penumpang dalam kondisi aman.

“Kami memastikan bahwa operasional penerbangan di Bandara Sam Ratulangi Manado tetap berjalan normal. Berdasarkan koordinasi dengan seluruh maskapai, tidak terdapat gangguan signifikan terhadap jadwal penerbangan dan seluruh penumpang dalam kondisi aman,” ujar Radityo.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara