
Manado – Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang menyatakan Pemerintah Provinsi Sulut bukan penanggungjawab pembangunan jembatan Soekarno yang ada di Kota Manado.
Itu bukan tanggung jawab (Pemprov) Sulut, itu proyek nasional – Sarundajang
Dia menambahkan, sebenarnya masalah jembatan Soekarno lama tertunda pembangunannya akibat kasus jembatan yang roboh di Kalimatan hingga menelan korban jiwa.
“Ternyata kontrukssi jembatan yang di Kalimantan sama dengan jembatan ini, sehingga pemerintah meminta tim dari luar negeri untuk meninjau kontrukssinya,” ujar bakal calon Presiden dari Partai Demokrat. (Rizath Polii)

@ Adano,
So itu pas kalo torang merdeka dan mandiri :-) kalo nda, cuma di Jawa jo yang dorang beking bagus.
btw, mar angko masih NKRI sejati kang?
Salam,
Sam
kong bagaimana selanjutnya ?????
La iya, tapi dengan kapasitas pak Gub yang katanya mumpuni lobynya masa tidak bisa berbuat banyak, kong cuma mo tunggu2.
Masa somo satu dekade tu pusat Manado pe pemandangan cuma mo lihat2 tu bongkahan jembatan?
Kalo alasannya itu proyek pusat, yang jadi pertanyaan kenapa proyek2 lain yang di biayai pusat juga bisa selesai bahkan tepat waktu.
Ada banyak contohnya seperti Jembatan Suramadu, Tol Bali, Jembatan Kelok Sembilan dst.
Sangat kelihatan sekali kalau yang di pentingkan itu selalu INDONESIA BARAT bukan Indonesia Timur.
Skarang kalau bukan om Gub, siapalagi yang punya kapasitas mo bataria-bela-kepentingan Sulut di pusat?
Sangat disayangkan sekali, somo selesai tu dua periode tapi jembatan kuala jengki ini masih tinggal bongkahan.