
Manado – Menyambut Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) atau Pasar Bebas ASEAN 2015, warga Sulawesi Utara (Sulut) harus optimistis dan bersiap diri.
Baik dari segi pendidikan, berbahasa maupun kualitas, harus dipersiapkan matang. Jangan sampai, pihak luar menjadi penguasa di negeri sendiri.
“Kita ambil contoh negara tetangga, Thailand, Singapura dan Malaysia yang kemajuan berbahasanya berkembang pesat, penguasaan bahasa Inggris sebagai bahasa komunikasi dalam menghadapi MEA merupakan suatu keharusan,” kata Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut, Affan R Mokodongan kepada BeritaManado.com, akhir pekan lalu.
Lanjut dikatakan Politisi PAN ini, Pasar bebas ASEAN perlu diakui suatu wujud yang baik dalam meningkatkan perekonomian. Selain harus meningkatkan kualitas produktivitas, kualitas berkomunikasi pun perlu ditingkatkan. (risat)
