Berita Utama

SALUT !!! Warga Kawangkoan Terus Pelihara Tradisi Ini

 

Tradisi Berantang warga Kawangkoan
Tradisi Berantang warga Kawangkoan

 

Kawangkoan – Ini suatu hal yang patut diapresiasi, dimana warga Kawangkoan ternyata masih terus memeliharan tradisi berantang pada saat anggota masyarakat mengalami kedukaan. Hal ini turut diakui Wakil Bupati Minahasa Ivan Sarundajang.

Kepada BeritaManado.com, Sabtu (10/6/2017), Sarundajang mengatakan bahwa memang sudah seharusnya kearifan lokal setiap kampung di Minahasa harus terus dilestarikan. Hal itu menyangkut jati diri dalam keragaman budaya Minahasa.

“Hal-hal seperti inilah yang harus dideteksi oleh pemerintah untuk segera dijadikan target pengembangan sektor pariwisata di bidang kebudayaan daerah. Kedepan diharapkan aka nada perhatian khusus bagi tradisi seperti ini,” ungkap Sarundajang.

Ditambahkannya, pengenalan tradisi atau budaya masyarakat lokal juga perlu juga diperkenalkan kepada anak-anak. Sebagai generasi penerus, anak-anak berhak untuk mengetahui jati diri mereka sebagai Tou Kawangkoan dan Minahasa.

Tradisi berantang itu sendiri identik dengan suguhan hidangan makan siang dan malam yang melibatkan pihak keluarga yang berduka dan masyarakat. (frangkiwullur)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara