Minsel

Saat Lampu Padam, Ibu Asal Kawangkoan Bawah Gantung Diri

Amurang – Tak disangka, di saat lampu dalam keadan padam. Warga Kelurahan Kawangkoaan Bawah, Kecamatan Amurang Barat, Minahasa Selatan dihebokan, seorang ibu muda terindentifikasi bernama Bella Ulaan, mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di rumahnya Kawangkoaan bawah, sekitar pukul 19.30 wita, Senin (22/9/2014).

Ibu satu anak itu tewas diatas seutas tali di depan anaknya di saat listrik PLN padam. Dugaan sementara motif gantung diri karena masalah keluarga.

Menurut saksi Nime Saharatu, saat kejadian rumah korban dalam keadaan sepi. Saat itu juga listrik sedang padam. Sungguh terkejut, tatkala dia melihat Bella sudah tergantung tak ada gerakan di depan anaknya yang masih berusia setahun.

“Kita nda sangka dia ba gantong diri. Apalagi dia pe anak masih satu taon,” kata Nime, yang juga keluarga dekat korban.

Saat melihat Bela tergantung diseutas tali, Nime kemudian langsung berteriak minta pertolongan warga sekitar. Suasana mendadak gempar. Warga yang mendengar teriakan Nime, bergegas mendatangi rumah korban.

Jenazah kemudian dibawa ke rumah sakit RS Kalooran Amurang. Suami korban, Reven Tamara, terlihat masih diliputi ketidakpercayaan apa yang dilakukan istrinya tersebut. Reven belum bisa dimintai keterangan karena dalam kondisi terpukul.

Kapolsek Amurang Iptu Angga Putra membenarkan adanya kejadian tersebut di Kelurahan Kawangkoan Bawah, Kecamatan Amurang Barat.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan. Informasinya karena masalah keluarga,” kata Angga, saat dihubungi beritamanado.com (sanlylendongan)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara