Politik dan Pemerintahan

Roy Roring Turunkan Tim Awasi Distribusi Gula

Manado – Asisten II Bidang Pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara Roy Octavianus Roring mengatakan, pihaknya akan menurunkan tim pengawasan dan pengendalian (wasdal) distribusi gula pasir setelah terjadi lonjakan harga.”Sudah ada surat dari wakil gubernur agar diturunkan tim pemantau distribusi gula pasir. Jadi kami akan koordinasikan lagi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan serta Biro Perekonomian,” kata Roring, Kamis (5/7).

Ia menduga naiknya harga gula pasir di pasar tradisional dan pasar swalayan akibat permintaan melonjak yang tidak dibarengi dengan stok cukup. Peningkatan kebutuhan gula pasir ini, menurut dia, bisa saja benar karena dalam waktu dekat umat muslim akan menjalankan ibadah puasa yang memang biasanya ditandai dengan peningkatan kebutuhan.

Namun bisa saja, kata dia, kelangkaan gula pasir yang memicu harga tinggi karena distributor sengaja menahan stok dan tidak melemparnya ke pasar untuk mengeruk keuntungan. “Jadi tim yang akan menyelidiki alur distribusinya serta bagaimana pasokannya. Memang seperti ini jadinya kalau stok kurang dan permintaan kebutuhan banyak, harga akan meningkat,” ujarnya.

Dia mengatakan, berdasarkan surat dari Kementerian Dalam Negeri, pemerintah daerah ditugaskan memantau harga kebutuhan pokok menjelang bulan puasa dan lebaran. “Apabila harga terus melonjak dan stok gula terbatas, Pemprov akan berkoordinasi dengan Bulog melakukan operasi pasar,” katanya.(dan)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara