
Legi yang merupakan wartawan SKH Komentar menyisihkan empat pesaingnya seperti, Noberd Losa , Resa Sangkoy , Doughlas Panit dan Benyamin Alfonso lewat mekanisme pemilihan votting.
Dikatakan Legi, pers FORWARD’S adalah mitra kerja DPRD dalam memberitakan aktifitas dewan, namun harus tetap kritis dalam mengawasi kinerja legislatif.
“Tapi ingat, pers FORWARD’S bukanlah sahabat wakil rakyat, kita adalah sahabat rakyat,” ujar Legi dalam sambutannya seusai pemilihan.
Selain itu, Legi juga menegaskan bahwa FORWARD’S harus tetap profesional dalam menjalankan tugas jurnalistik di Gedung Cengkih.
“Tugas kita adalah menyampaikan kepada publik apa yang pantas diketahui publik. Apalagi soal kinerja, rakyat harus tahu apa yang dikerjakan wakil rakyatnya,” tandas Legi yang disambut aplaus oleh Forwarders
Sebagai langkah awal dirinya mengatakan akan segera menyusun AD/ART FORWARD’S bersama Tim Formatur yang akan ditunjuk agar dapat segera mendapatkan legalitas dari Badan Kesbangpol.
Sementara itu, pengamat politik dan pemerintahan Taufik Tumbelaka mengatakan, dengan kepemimpinan Legi ini, diharapkan masyarakat akan semakin dapat mendapatkan informasi yang kritis dan akurat tentang DPRD Sulut.
“Tentunya tanpa mengabaikan etika jurnalistik, tajam, kritis, informatif dan terpercaya,” tandas Tumbelaka. (tim/jerrypalohoon)
