
Manado, BeritaManado.com — Dalam rangka menjaring aspirasi masyarakat secara langsung di daerah pemilihan (dapil) melaksanakan kegiatan reses guna disampaikan dan ditindaklanjuti dalam bentuk program, kebijakan, maupun penganggaran di DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Priscilla Cindy Wurangian yang merupakan ketua Fraksi Partai GOLKAR dan sebagai Sekretaris Komisi IV DPRD Sulut menjelaskan bahwa, reses merupakan masa di mana anggota DPRD kembali ke daerah pemilihannya untuk melaksanakan tugas, yakni menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
“Aspirasi yang diperoleh akan menjadi dasar dalam penyusunan program pembangunan, usulan kebijakan, dan pertimbangan dalam penyusunan anggaran daerah,” jelas Cindy Selasa, (9/9/2025) saat dihubungi BeritaManado.com di Kantor DPRD Sulut.
Lanjut Cindy, dari kunjungan reses II masa persidangan ketiga yang di daerah pemilihan Minahasa Utara (Minut)-Bitung, terdapat berbagai aspirasi masyarakat yang telah tersampaikan yang menjadi harapan masyarakat meliputi bidang pertanian, peternakan, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan pariwisata.
“Masyarakat berharap bantuan KUBE, terdiri dari tata boga, catering, pertukangan, jahit, sewa tenda dan lain-lain. Selain itu masyarakat juga meminta bantuan bibit ternak, bantuan studi, beasiswa, bantuan untuk anak usia sekolah SMP dan SMA, pembangunan jalan pemukiman, tanggul penahan longsor, di area pemukiman Girian, bantuan kursi roda, kacamata, bantuan kepemudaan dan olahraga, bantuan sanggar seni dan grup seni,” ungkap Cindy.
Tak hanya itu, masyarakat juga meminta adanya perbaikan jalan Provinsi, serta perhatian pemerintah terhadap peningkatan pelayanan BPJS kesehatan di mana sering kali harus nginap 5 hari tapi di suruh pulang terlebih dahulu.
“Masyarakat berharap BPJS full, termasuk untuk obat-obatan yang ditanggung BJS harus full,” ucap Cindy.
Lanjut Cindy, kegiatan reses menjadi sarana penting dalam memperkuat hubungan antara wakil rakyat dan masyarakat sehingga, dapat mendorong kebijakan yang lebih berpihak pada kebutuhan riil masyarakat di daerah.
(Erdysep Dirangga)
