BITUNG—Realisasi program nasional e-KTP di Kota Bitung dianggap belum maksimal dan masih jauh dari harapan. Buktinya, Wakil Walikota Kota Bitung, Max Lomban Senin (20/2) lalu memimpin langsung rapat evaluasi tentang pelaksanaan e-KTP di Kota Bitung.
Menurut Lomban, Pemkot harus menyiapkan strategi dalam rangka pencapaian ketuntasan e-KTP karena Kota Bitung sampai saat ini baru terealisasi 57,20% masyarakat yang datang ke kecamatan untuk mendaftarkan diri atau mengurus e- KTP dari jumlah 151.860 wajib KTP.
“Jadi saya nilai kita butuh strategi dan koordinasi dari seluruh instansi terkait terutama para camat, lurah, pala dan RT untuk mengontrol dan mengajak masyarakat agar segera ke tempat-tempat pengurusan e-KTP,” kata Lomban.
Bahkan Lomban berencana untuk melibatkan Dinas Perhubungan untuk menjemput masyarakat disetiap kelurahan agar mengurangi beban biaya transportasi ke kantor kecamatan. “Begitupun Dinas Infokom membantu mensosialisasi lewat pengumuman-pengumuman di setiap kelurahan untuk mengingatkan mereka,” katanya.(en)
