Olahraga

Ray Dondokambey Boyong Tim Padel Sulut Jajal Ketatnya Persaingan Sirnas di Semarang

Ray Dondokambey Boyong Tim Padel Sulut Jajal Ketatnya Persaingan Sirnas di Semarang
Ray Dondokambey dampingi atlet PBPI Sulut berlaga di Sirnas Semarang.

Penulis: JenlyWenur | Manado

Meski baru saja terbentuk, Pengurus Provinsi (Pengprov) Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Sulawesi Utara (Sulut) langsung menunjukkan aksinya di kancah nasional.

Di bawah komando Ray Dondokambey, PBPI Sulut resmi mengutus para atletnya untuk berlaga dalam ajang bergengsi Sirkuit Nasional (Sirnas) yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah, mulai 23 hingga 26 April 2026.

ADVERTISEMENT

Momen ini menjadi sejarah baru bagi perkembangan olahraga padel di Bumi Nyiur Melambai.

“Ini adalah kali pertama PBPI Sulut mengirimkan atlet untuk bertanding di level nasional,” ujar sosok yang akrab disapa Ray tersebut di sela-sela kegiatan.

Dalam ajang prestisius ini, Sulut menurunkan dua pasang atlet andalan di kategori Open.

Mereka adalah pasangan Patrick/Roberto Winokan serta duet Ardiles Pericles/Yeremia Tulenan.

Langkah kedua tim dipastikan tidak mudah, mengingat mereka akan langsung berhadapan dengan atlet-atlet papan atas tanah air.

Di babak kualifikasi, pasangan Ardiles dan Yeremia sudah dinanti oleh lawan tangguh, Nicholas Eleazer dan I Gede Ngurah Eka.

Tim Sulut sendiri telah mendarat di Semarang sejak Rabu (22/4/2026).

Untuk membakar semangat bertanding, Ray turun langsung mendampingi para atlet dalam sesi uji lapangan.

Turut hadir memberikan dukungan di lokasi, Pembina PBPI Sulut, Kevin Lotulung.

Menariknya, Ray mengaku tidak mematok target muluk bagi para atletnya dalam debut nasional ini.

“Di seri Semarang ini, kami tidak memasang target khusus. Fokus utama kami adalah memberikan jam terbang dan pengalaman bagi atlet asal Sulut di level yang lebih tinggi,” jelasnya.

Selain membawa misi kompetisi, kehadiran jajaran pengurus di Semarang juga bertujuan untuk studi banding.

Ray mengungkapkan bahwa pihaknya ingin merasakan langsung atmosfer pertandingan nasional sekaligus mempelajari tata kelola penyelenggaraan event padel yang profesional.

Rencana besar memang tengah disiapkan.

Pada akhir Mei 2026 mendatang, PBPI Sulut dijadwalkan akan menggelar turnamen terbuka (open tournament) padel di Sulawesi Utara.

“Kami datang ke sini juga untuk melihat contoh penyelenggaraan. Sekaligus, kami ingin mengundang atlet-atlet dari luar daerah agar nantinya bisa ikut serta meramaikan turnamen yang akan kami gelar di Sulut,” pungkas Ray.