
Manado, BeritaManado.com — Aroma pemanfaatan kondisi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) mulai terendus lewat pembagian bahan pokok ke masyarakat yang terdampak.
Sebagaimana dikatakan Ketua Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Sulut Raski Mokodompit, dirinya mempertanyakan adanya tim sukses salah satu bakal calon dengan menggunakan kemeja ‘OD-SK Lagi 2020-2025’ membagikan bantuan yang dikucurkan dari dana APBD.
“Jadi, dari itu bisa disinyalir bantuan yang bersumber dari APBD tersebut dimanfaatkan oknum yang tidak bertanggungjawab. Dan tentunya menimbulkan persepsi masyarakat itukah alasan Pemprov Sulut enggan melibatkan instrumen pemerintah di kabupaten/kota,” tegas Raski Mokodompit.
Lanjut dikatakan anggota Komisi III DPRD Sulut ini, janganlah kita memanfaatkan kondisi hari ini untuk kepentingan pribadi.
“Kalau mau menggunakan tim sukses untuk membagikan bantuan, jangan gunakan bantuan dari APBD. Hari ini banyak partai politik, maupun perorangan yang memberikan bantuan untuk masyarakat sebagai bentuk aksi kemanusiaan dan itu sah saja, tapi menggunakan uang pribadi, bukan dengan anggaran pemerintah,” ujarnya.
Untuk itu, kata Raski, dirinya mengajak seluruh masyarakat, untuk ikut mengawasi bantuan dari pemerintah agar tidak disalahgunakan.
“Kami sebagai legislator yang mempunyai fungsi pengawasan akan tetap fokus mengawasi dan kami juga mengajak masyarakat untuk mengawasi bantuan dari pemerintah agar tidak salah guna dan sasaran,” tutupnya.
(AnggawiryaMega)
