Berita Utama

Rapat Komisi IV, Louis Carl Schramm Evaluasi 1,5 Miliar Anggaran Kolintang Dinas Kebudayaan

Rapat Komisi IV, Louis Carl Schramm Evaluasi 1,5 Miliar Anggaran Kolintang Dinas Kebudayaan
Wakil ketua Komisi IV DPRD Sulut Louis Carl Schramm saat melakukan evaluasi terhadap SKPD mitra Komisi IV (foto Istimewa)

Manado, BeritaManado.com — Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menggelar rapat dengar pendapat bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) sebagai mitra kerja Komisi IV.

Wakil ketua Komisi IV DPRD Sulut Louis Carl Schramm mengungkapkan SKPD dimaksud adalah Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kebudayaan, Dispora, Disnakertrans, BPSDM, Dinas Sosial dan Perpustakaan.

“Kita lakukan sinkronisasi usulan masing-masing SKPD di Badan anggaran,” ungkap Louis Jumat, (22/8/2025) usai rapat dengar pendapat Komisi IV DPRD Sulut.

Dalam rangkaian rapat tersebut, Louis Carl Schramm memberikan perhatian serius terhadap Dinas Kebudayaan yang memfokuskan anggaran Rp1,5 miliar untuk distribusi bantuan alat musik tradisional Kolintang.

“Jangan terfokus pada Kolintang saja, kita harus melihat di wilayah Nusa Utara sana ada juga alat musik tradisional yang lain,” sorot Louis.

Menurut Louis yang juga sebagai Ketua Fraksi Partai’ Gerindra di DPRD Sulut itu, setiap daerah memiliki alat musik tradisional yang berbeda-beda sehingga, perlu menjadi perhatian Dinas Kebudayaan.

“Saya telah menghitung dari sekian banyak kecamatan di Sulawesi Utara, yang dibutuhkan mungkin hanya 81 kecamatan. Tidak semua wilayah alat musik tradisionalnya Kolintang tapi ada juga alat musiknya contoh, Orkestra, alat musik ‘Bia’ (alat musik dari cangkang keong) dan lain sebagainya,” jelas Louis.

Lanjut Louis, APBD harus tepat guna dan tepat sasaran, jangan sampai difokuskan pada satu alat musik tradisional saja namun tidak dimanfaatkan dan dilestarikan dengan baik di daerah-daerah tertentu karena bukan merupakan alat musik tradisional yang ada di daerah tersebut.

“Misalkan di daerah Bolaang Mongondow ngoni mo kase Kolintang? Kalau di Minahasa itu sudah pasti dan memang Kolintang ini sudah mendunia. Harusnya kepala dinas kebudayaan tahu bahwa, budaya yang ada di Minahasa, Bolaang Mongondow dan Sangihe itu berbeda. Jadi selain asas tepat sasaran, harus ada asas keadilan, ada pemerataan di sini,” tegas Louis.

Meski begitu, Louis memberikan apresiasi kepada seluruh SKPD yang menjadi mitra kerja Komisi IV yang telah mampu mencapai target realisasi anggaran tahun 2025.

“Rata-rata SKPD mitra komisi IV realisasi anggarannya sudah bagus berada di atas 50%,” terang Louis.

(Erdysep Dirangga)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara