
Manado, BeritaManado.com — Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado mengikuti Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-33 di UGM Yogyakarta.
Dalam ajang bergengsi yang digelar pada tanggal 26 hingga 28 November 2020, Unsrat berhasil meloloskan empat proposal mahasiswa.
Tim PKM-PE Unsrat dengan judul ‘Bomb Fizzies Antifeedant dari Ekstrak Daun Pangi untuk Pengendalian Hama Plutella Sylostela’ oleh mahasiswi Agnesia Y Soleman, Shintia R Walanda, Monica Sitohang dengan dosen pendamping Dr Ir Juliet Merry Eva Mamahit MSi, berhasil meraih medali emas, dan diumumkan saat penutupan kegiatan, Sabtu (28/11/2020).
Raihan satu medali emas dalam ajang Pimnas ke-33 ini berhasil menempatkan Unsrat pada peringkat 20 secara nasional.
Hal ini, menjadi prestasi tersendiri bagi Unsrat karena merupakan medali emas pertama sejak keikutsertaan mahasiswa di ajang Pimnas.
Dalam kesempatan terpisah, Rektor Unsrat Prof Dr Ir Ellen Joan Kumaat MSi DEA menyambut gembira dan memberi apresiasi atas prestasi dan pencapaian mahasiswa Unsrat pada ajang Pimnas ke-33 tahun 2020 ini.
”Kami berharap ke depan, mahasiswa Unsrat lebih termotivasi untuk melakukan kegiatan-kegiatan penelitian,” ungkap rektor, Selasa (01/12/2020).
Disisi lain, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Unsrat Drs Tuerah August Musa Ronny Gosal MSi mengatakan ini merupakan medali emas pertama Unsrat saat mengikuti Pimnas.
“Kami tentu sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan kepada mahasiswa maupun dosen yang berhasil mendapatkan medali emas pada kegiatan Pimnas yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud),” ungkap Ronny Gosal.
Lebih lanjut, Ronny Gosal menuturkan reward yang diberikan kepada mahasiswa berupa sejumlah uang, piagam penghargaan sekaligus akan diberikan laptop.
“Kepada dosen pembimbing untuk yang lolos mendapatkan medali emas, juga akan diberikan reward berupa sejumlah uang dan laptop,” tandasnya.
Diketahui, hasil akhir pada ajang Pimnas ke-33 tahun 2020 menempatkan Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta sebagai juara umum.
UGM mendapatkan 56 medali yang terdiri atas 20 medali emas, 15 medali perak dan 21 medali perunggu, sehingga berhak menerima kembali piala bergilir Adhikarta Kertawidya.
(Rei Rumlus)
