Hukum dan Kriminalitas

Putus Asa Tak Bekerja Diduga Jadi Pemicu Jeiners Akhiri Hidupnya dengan Tali

Putus Asa Tak Bekerja Diduga Jadi Pemicu Jeiners Akhiri Hidupnya dengan Tali
Ilustrasi

Bitung, BeritaManado.com – Warga Kelurahan Bitung Timur Kecamatan Maesa dikejutkan dengan aksi nekat Jeiners Franklyn Palakua, Jumat (06/11/2020).

Pemuda berusia 19 tahun ini mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di pintu rumahnya sekitar pukul 05.15 Wita.

Dari informasi, aksi itu pertama kali diketahui ayah korban, Alvius Palakua yang mendapati anaknya sudah tidak bernyawa tergantung dengan tali nilon warna putih di leher.

Diduga, Jeiners melakukan tindakan nekat itu karena putus asa dengan kondisi yang dialami yakni sang ayah dalam keadaan sakit dan ia tidak ada pekerjaan.

Kejadian itu dibenarkan Kasat Reskrim Polres Bitung, AKP Frelly Sumampouw yang langsung datang ke lokasi bersama Tim Inafis Polres Bitung.

Dan hasil pemeriksaan kata Frelly, pada tubuh bagian luar korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan serta dugaan sementara adalah bunuh diri.

“Dugaan itu diperkuat dengan tanda-tanda lain korban mengeluarkan sperma dan lidah agak keluar,” kata Frelly.

Sayangnya kata Frelly, keluarga menolak untuk dilakukan otopsi dan sehingga pihaknya hanya melakukan pemeriksaan luar saja.

“Korban meninggal diduga karena bunuh diri dan pada tubuh korban tidak ada tanda-tanda kekerasan. Motifnya diduga persoalan ekonomi,” katanya.

(abinenobm)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara