
Minsel, BeritaManado.com – Ketabahan dan kerja keras serta tanggung jawab patut diapresiasikan kepada salah satu Tenaga Harian Lepas (THL) di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel).
Lexi Koel, umur 66 tahun asal Desa Langsot, Kecamatan Tareran, Kabupaten Minsel adalah THL tertua yang mengabdikan dirinya selama 20 Tahun bekerja di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa dan Minsel.
Saat diwawancarai BeritaManado.com, Lexi mengatakan awalnya ia bekerja sebagai tenaga honorer di Polsek Tareran sebagai petugas kebersihan dan Office Boy, Sabtu, (12/6/2020)
“Dulunya saya dihubungi pihak Polsek Tareran untuk bantu-bantu, ya… Meskipun waktu itu gajinya masih apa adanya,” kata Lexi.
Dengan keuletan dan tanggung jawab yang dimilikinya, Lexi kemudian ditawarkan bekerja di Kantor Camat Tareran.
“Waktu itu Kabupaten Minsel belum ada. Dulu masih Kabupaten Minahasa Raya, belum ada pemekaran. Dan saya coba mulai bekerja di kantor camat,” tuturnya.
Seiring berjalannya waktu akhirnya terbentuklah Kabupaten Minsel dan ia ditawarkan lagi untuk bekerja di Kantor Bupati Minsel bagian Pemerintahan.
“kira-kira Tahun 2003 saya datang di Amurang atau di kantor Bupati, untuk bekerja, dan sampai sekarang saya masih bekerja di DPRD Minsel. Bagi saya loyalitas, kejujuran dan kepercayaan yang diberikan kepada saya itu yang terpenting,” tukasnya
Pria parubaya itu rela meninggalkan keluarganya untuk terus mengabdikan diri bahkan sampai tinggal di sekitar Kantor DPRD Minsel, demi menjaga tanggung jawab yang dipercayakan kepadanya itu.
Salah satu staf pegawai Sekretariat DPRD Minsel Kristo Lonteng saat ditemui mengakatan, Lexi Koel dalam bekerja tak pandang waktu.
“Sejak saya ditempatakan disini, saya mengenal sosok Pak Lexi Koel ini adalah seorang pekerja yang tak bersungut-sungut menjalankan tugas dan perintah yang disodorkan kepadanya. Apalagi masalah jam kerja, itu tak terbatas,” tutur Lonteng.
Lonteng juga menyampaikan banyak kalangan yang mengenal sosok Lexi Koel baik dari staf pegawai, pejabat dan anggota DPRD.
“Pak Lexi ini boleh dikatakan serba bisa karena apa saja bisa. Tak mengharapkan upah yang lebih walaupun merangkap pekerjaan seperti supir, petugas kebersihan maupun penjaga Kantor. Banyak yang dipahaminya masalah pekerjaan,” pungkas Lonteng.
(RonaldKalalo)
