Kota Bitung

PT SPI Nodai Kualitas Ekspor Ikan Kaleng Bitung

Hanny Sondakh (foto beritamanado)
Hanny Sondakh (foto beritamanado)

Bitung – Ditemukannya ikan kaleng kadaluarsa merk Markisa rasa tuna woku milik PT Sinar Purefoods International (SPI), Rabu (24/7) dianggap telah menimbulkan citra buruk dunia perikanan Kota Bitung. Pasalnya, selama ini Kota Bitung dikenal sebagai penghasil ikan kaleng terbaik hingga ke mancanega.

“Saya sangat malu dengan adanya ikan kaleng kadaluarsa milik PT SPI yang ditemukan di pasar murah Dinas Koperasi beberapa waktu lalu, karena itu mencoreng citra kita sebagai penghasil ikan kaleng kualitas terbaik di luar negeri,” kata Walikota, Hanny Sondakh.

Tak hanya malu, Sondakh mengaku sangat marah dengan tindakan PT SPI yang tidak mengontrol masa berlaku ikan kaleng produksinya dan tetap menjual kendati masa berlakunya telah lewat, yakni bulan Maret 2013.

Apalagi dari laporan yang diterima Sondakh, produksi PT SPI yang ditemukan telah kadaluarsa baru tahap promisi kepada masyarakat. Bahkan ia mengaku mulai kuatir buah tangan atau oleh-oleh ikan kaleng yang selama ini sering dimanfaatkan Pemkot,instansi vertikal ataupun masyarakat untuk tamu dan mitra dari pusat juga ada yang telah kadaluarsa.

“Kalau sampai itu terjadi, saya sebagai walikota pasti sangat malu karena memberikan oleh-oleh kadaluarsa,” katanya.

Ia dengan tegas meminta PT SPI bertanggungjawab dan segera menarik produknya yang sudah terlanjur dibeli masyarakat di pasar murah. “Kalau memang sudah kadaluarsa tidak perlu lagi dikeluarkan dari pabrik, apalagi sampai dijual ke masyarakat,” katanya.(enk)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara