
Manado, BeritaManado.com — Yayasan Lembaga Peningkatan Kesehatan Gizi Indonesia (LPKGI) sebagai yayasan sosial kemanusiaan, menginisiasi program ASIK (Anak Sehat Indonesia Kuat).
Program ASIK yaitu percontohan makanan bergizi untuk anak-anak sekolah di titik-titik kota/kabupaten se-Indonesia.
Yayasan LPKGI bertujuan untuk mendukung implementasi program prioritas Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabumi Raka yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Itu sebabnya, dilaksanakanlah kolaborasi pentahelix dari berbagai pihak, yaitu pemerintah, pelaku usaha, media, akademisi, dan masyarakat (komunitas/organisasi masyarakat).
Memastikan program tersebut berjalan lancar, Yayasan Lembaga Peningkatan Kesehatan Gizi Indonesia untuk sekian kalinya telah melaksanakan uji coba makan bergizi gratis.
Terbaru diselenggarkan di SD GMIM Manembo dan SD Katolik Santa Monica di Desa Langowan, Minahasa, Sulawesi Utara, Rabu (23/10/2024).
Target utama dari program ini tentu saja ialah siswa dan siswi Sekolah Dasar (SD).

Acara ini juga turut didukung oleh Pj. Bupati Minahasa, Perwakilan Gubernur Sulawesi Utara Camat Langowan Barat, Camat Langowan Selatan serta pihak pelaksana Koperasi Cahaya Langowan Nusantara.
Selain itu dukungan penuh juga datang dari Andre Opa Sumual, Meyvi Christine, Nathalie Lumangkun serta perwakilan KALBE, GSI Lab, Muhammadyah, Core Indonesia, Litbang Kompas, Grab-OVO yang datang langsung dari Jakarta, dan memiliki peran sesuai bidang keahliannya masing-masing yang merupakan bagian dari pentahelix dalam aktivitas uji coba MBG.
Adapun keberhasilan uji coba MBG dikedua SD tersebut, menurut Dini Indrawati Wakil Sekum Yayasan LPKGI, tidak terlepas dari peran Kepala Sekolah, Guru, Orang Tua Siswa dan secara khusus para siswa SD Katolik Santa Monica dan SD GMIM Manembo, Langowan.
Apalagi, uji coba ini disambut dengan begitu luar biasa oleh siswa dan siswi SD Katolik Santa Monica, dengan penampilan memukau berupa marching band, serta pertunjukan seni dan bakat dari siswa dan siswi seperti tari dan nyanyi.
Bukan hanya menunjukkan bakat tapi juga harapan dengan pemberian gizi yang cukup melalui MBG maka kualitas Anak-Anak Indonesia menjadi lebih baik.
“Terima kasih Bapak Presiden Prabowo, itu diucapkan serentak oleh anak-anak dengan penuh antusias,” ujar Dini.
Selanjutnya dalam sambutan Pj. Bupati Minahasa Dr. Noudy R. P Tendean, S.IP, M.Si, mengatakan, program ini adalah sebagai salah satu langkah untuk menuju Indonesia emas 2045.
Ia juga mengungkapkan jika program pemerintah ini tak bisa berjalan sendiri dan harus dijalankan dengan gotong royong.
“Ini adalah tanggung jawab generasi masa kini untuk menyiapkan generasi Indonesia emas 2045. Mereka siswa SD, SMP, dan SMA inilah yang nanti akan mengendalikan bangsa ini di Indonesia emas, dan legacy kita adalah menyiapkan mereka menjadi generasi yang sehat melalui program pemerintah Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran yaitu Makan Bergizi Gratis,” ungkap Noudy Tendean.
Lebih lanjut, ia juga menyebut jika MBG adalah sebuah program yang spektakuler namun sederhana tetapi akan melipat gandakan hasil yang sebenarnya menjadi cita-cita bersama yaitu Anak Sehat untuk Indonesia Kuat “ASIK”.
Sementara itu perwakilan Gubernur Sulawesi Utara, Kadiv Ketahanan Pangan dr Jemmy Lampus menyampaikan, Pemerintah Provinsi Sulut juga ikut bahagia dengan program baru ini.
