
Amurang – Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Minahasa Selatan Frans Tilaar menyampaikan bahwa mulai hari ini pihaknya telah menyalurkan bibit pohon gaharu.
“Penyaluran perdana ini di kecamatan Kumelembuai, sebanyak 10000 bibit pohon penghasil gaharu akan dibagikan setiap kepala keluarga sebanyak 5 pohon,” ujar Tilaar, Rabu (22/7/2015)
Lanjut Tilaar menjelaskan, ini merupakan terobosan ibu Bupati Christiany Eugenia Paruntu, SE agar masyarakat Minsel berinvestasi melalui pohon gaharu ini yang dianggarkan pada APBD Minsel tahun 2015 sebesar Rp 4 Milyar.
“Nah, masa panen pohon gaharu melalui rekayasa teknologi mikroba pembentuk gaharu sudah bisa ditargetkan 10 tahun sudah bisa dipanen,” kata dia.
Ia menambahkan, dengan asumsi setiap pohon menghasilkan 10-15 kilo gaharu, sedangkan per kilo mencapai 15-17 juta rupiah. Belum termasuk kemendangan yang dapat digunakan sebagai Dupa, ini bisa 40 juta.
“Nah, untuk 10 tahun pohon gaharu ini bisa minimal 50 juta rupiah per pohon sudah ada disetiap keluarga,” papar Tilaar, sembari menambahkan, untuk teknis ada di brosur yang nanti akan dibagikan. Adapun produk gaharu antara lain parfum, wine, lotion, aroma therapy dan lainya. (sanlylendongan)
