BITUNG—Lima hari setelah diterapkan, program elektronil Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) di Kota Bitung belum berjalan dengan maksimal. Hal ini dikarenakan sejumlah permasalahan teknis terjadi di sejumlah kecamatan Kota Bitung dan ini dibenarkan Kadis Catatan Sipil dan Kependudukan Kota Bitung, Welem Muaya, Jumat (21/10) sore.
“Dari 8 kecamatan yang ada di Kota Bitung, bari 7 kecamatan yang melaksanakan program e-KTP dikarenakan sejumlah kendala. Seperti masalah daya listrik hingga konektivitas jaringan dengan pusat,” kata Muaya.
Menurut Muaya, satu kecamatan yang belum melaksanakan program e-KTP adalah Kecamatan Madidir karena belum ada penambahan daya listrik dari PLN Ranting Kota Bitung. “Sedangangkan di Kecamatan Aertembaga, modem masih dalam keadaan off sehingga data belum bisa dikirim ke server pusat,” katanya.
Melihat kondisi tersebut, Muaya berpendapat, target yang diberikan pusat untuk menuelesaikan e-KTP per 31 Desember 2011 tidak akan tercapai. Mengingat berbagai persoalan teknis dialami sejumlah kecamatan dalam melaksanakan program tersebut.
“Belum lagi persoalan penumpukan antrian warga ditiap kecamatan karena hanya satu perangkat yang dioperasikan, bukan dua unit karena keterbatasan daya listrik,” ucap Muaya.
Lebih lanjut Muaya menagtakan, persoalan-persoalan tersebut telah ia sampaikan dalam Rakornas e-KTP beberapa waktu lalu di pusat. Terutama masalah target yang diberikan pusat untuk menyelesaikan e-KTP hingga akhir tahun ini.
“Jumlah wajib e-KTP Kota Bitung hingga 31 Desember 2011 ada 1.501 orang dan itu tidak akan berjalan sesuai dengan target yang diberikan pusat,” katanya lagi.(en)
