Minahasa – Walaupun secara resmi tidak diakui, namun fakta menunjukkan Tondano sebagai ibu kota kabupaten Minahasa dipenuhi preman. Berbagai pengalaman warga yang pernah mengalami perlakuan kasar oleh preman, mengakibatkan sejumlah warga Tondano yang berprofesi sebagai pedagang dan pengusaha mengeluhkan keadaan ini.
Kapolres Minahasa, AKBP WD Herman kepada media mengungkapkan, hal pertama yang akan ditertibkan di Tondano sebagai ibu kota kabupaten adalah praktek premanisme yang sering dikeluhkan warga.
Seperti terlontar dalam pertemuan Kapolres Minahasa dengan sejumlah pedagang dan pengusaha. Mereka mengeluhkan keadaan ini. Sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut, pihak kepolisian Minahasa akan segera bertindak mengatasi keresahan warga Tondano tersebut. CHRISTY MANARISIP

ya… bagimana lei mo maju ini Tondano kalau premanisme masih dominan ……….. ???? kita masih inga itu toko Bombay….. dari kecil sampe besar kita bli2 di situ ….. eh pas kita pulang tondano brapa taong lalu ….. kita tanya mana tu toko bombay …????? rupanya dorang so pulang di India …… so pastiu dengan tingkah laku preman di Tondano ……. semoga mereka sadar …. pintu berkat akan terbuka bagi mereka yang berusaha dengan jujur dan ulet ….. hidup Tondano ……