

Airmadidi – Kapolres Minahasa Utara AKBP Djoko Wienartono melalui Kasat Reskrim AKP Ferry Manoppo, mengakui penyebab kematian dari Charles Knight (54) di Sutanraja Hotel karena serangan jantung.
“Itu yang kami dengar dari hasil otopsi, tapi kami menunggu hasil tertulisnya,” ujar Manoppo pada beritamanado.com di ruang kerjanya, Senin (17/2/2014) siang.
Diakui Manoppo, ada beberapa temuan yang dianggap dicurigai untuk dilakukan penyelidikan kemungkinan sebab meninggalnya korban. Misalnya ada makanan atau minuman berbahaya.
“Apa yang kami temukan kami serahkan ke pihak rumah sakit untuk diselidiki. Dugaan ada minum, kami sudah sampaikan ke dokter,” kata Manoppo.
Dari otopsi tak ditemukan zat-zat lain dari urin. “Air seni dulu, kalau positif baru darah. Kalau dari air seni saja tak ditemui, berarti tak dilanjutkan ke darah,” ujar Manoppo.
Informasi yang diterima beritamanado.com, korban menginap di Sutanraja Hotel di undang oleh pihak Leighton. “Ada event di Sutan raja, namun hanya sewa tempat di discotek, karena minuman dari sana (Leighton),” ujar sumber pada beritamanado.com.
Diberitakan sebelumnya, korban di dapati dalam kondisi meninggal di atas kamar tidur, dengan kondisi setengah terbaring di kamar tidur, tak mengenakan baju, hanya celana pendek. Kakinya mengarah bawah lantai, dengan badan di tempat tidur, posisi samping.
Korban merupakan Warga Negara Asing (WNA) asal Australia, yang juga sebagai Director and General Manager Operational PT MSM. (robin)
