
Bitung, Beritamanado.com – Komunitas Masyarakat Madidir (MAMA) menyatakan bakal mendukug sosok Maurits Mantiri sebagai bakal calon Wali Kota Bitung 2020 di Pilwalkot Bitung.
Dukungan itu malah bakal dideklarasikan Komunitas MAMA secara resmi dengan slogan Komunitas MAMA for MAMA atau Masyarakat Mandidir untuk Maurits Mantiri tanggal 02 Februari 2020.
Menurut Ketua Komunitas MAMA, Michael Jacobus deklarasi dukungan Komunitas MAMA for MAMA sudah matang untuk dilaksanakan dan memilih lokasi pelaksanaan di Lapangan Lorong Aspol Paceda.
“Jadi, tema kegiatan ini adalah Somahe Kai Kehage. Tema ini juga sebagaimana menjadi harapan salah satu putra terbaik Madidir yang kini mengembangkan bisnisnya di Jakarta, Bapak Felix Beladunusa Pieter, selaku salah satu pemrakarsa sekaligus penasihat dari komunitas kami,” kata Michael, Kamis (30/01/2020).
Pengacara muda ini menjelaskan, ada beberapa rumpun keluarga besar di Kecamatan Madidir yang tergabung dalam Komunitas MAMA, di antaranya Keluarga Besar Takazili, Masihor, Makikama, Bukunusa, Malumbeke, Hengkengbala, Mawirampakel, Bobane dan Tamasoleng serta Sahabat Mapalus.
“Sudah tentu latarbelakangnya ada kami mendukung Maurits Mantiri. Dimana menyikapi perjalanan dinamika Kota Bitung tahun ke tahun, bahkan hingga saat ini, sebagai bagian dari masyarakat Kota Bitung menilai percepatan pembangunan di kota ini membutuhkan pemimpin yang tidak tersandera dengan kepentingan pribadi. Sebab kalau tersandera, pasti lambat dan tidak bisa bergerak cepat, karena yang dipikirkan bagaimana ‘membesarkan’ dirinya, keluarganya, partainya atau hal-hal yang berorientasi pada dirinya saja,” jelasnya.
Bagi Komunitas MaMa, lanjut dia, sosok seorang Maurits Mantiri betul-betul orang kampung yang rendah hati dan memiliki hati serta pribadi yang sangat menghormati nilai-nilai etika kemasyarakatan.
“Sehingga hati sebagai warga Kota Bitung itu kami percaya dan itu terlihat dalam rekam jejak beliau. Bahkan secara emosional, beliau itu bukan orang asing lagi dimata para tua-tua Madidir. Atas dasar hubungan lama sedari dulu itu, hubungan “batin” kami dengan Pak Maurits itu sudah lama, jauh sebelum torang kenal calon-calon lain,” katanya.
Salah satu perwakilan keluarga besar Makikama, Herman Mawirampakel juga menilai sosok Maurits Mantiri selain bukan asing di Madidir, pribadinya nyaris paripurna.
“Tidak arogan karena memiliki kuasa, bahkan ketika kekuasaan dikancing sedemikian rupa, tapi tetap hebat merawat dan memelihara hati untuk sekedar memberi maaf kepada orang lain. Sebab itu, pandangan kami keluarga besar yang ada di Madidir, Pak Maurits bukanlah Tuhan dan sudah pasti ada kekurangannya. Namun di mata Komunitas Masyarakat Madidir, kekurangan bliau menjadi kelebihan tersendiri bagi dirinya dan bagi Komunitas Masyarakat Madidir,” kata Herman.
Baik Michael dan Herman berharap dukungan yang mereka berikan ke Maurits Mantiri untuk maju di Pilwalkot 2020 bisa diikuti masyarakat lain agar harapan menjadikan Kota Bitung lebih nyaman bisa diwujudkan.
(abinenobm)
