Proses inilah yang menurutnya sangat dibuat-buat dan mengada-ada, serta menjadi gambaran sebuah keinginan yang luar biasa secara sistematik dan sangat terstruktur, serta masif untuk mengganjal dirinya.
“Saya juga tidak mengerti ada apa sebenarnya, padahal setiap orang kan punya hak konstitusi,” sesalnya.
(jenlywenur)
