
Penulis: JenlyWenur | Manado
Kepemimpinan Rektor Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Prof. Dr. Ir. Berty Sompie, M.Eng, IPU, ASEAN Eng., bersama Kepala Laboratorium Biomolekuler Unsrat, Dr. dr. Janno B.B. Bernadus, M.Biomed., Sp.KKLP, berhasil membawa Laboratorium Biomolekuler Unsrat berkembang menjadi salah satu laboratorium yang kompeten dan berprestasi di Indonesia.
Berbagai capaian berhasil diraih laboratorium tersebut dalam beberapa tahun terakhir.
Salah satu yang paling membanggakan adalah keberhasilan Laboratorium Biomolekuler Unsrat meraih dua penghargaan sekaligus, yakni sebagai laboratorium dengan performa pemeriksaan COVID-19 terbaik serta penghargaan pada kategori surveilans genetik.
Prestasi tersebut menjadi bukti komitmen Unsrat dalam mengembangkan layanan dan penelitian biomolekuler yang berkualitas.
“Visi kami adalah menjadi laboratorium unggul di bidang biomolekuler dengan tetap mengedepankan kearifan budaya lokal,” ungkap Dr dr Janno Bernadus.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Laboratorium Biomolekuler Unsrat terus memperkuat perannya sebagai pusat pemeriksaan biomolekuler bertaraf internasional, mendorong inovasi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berstandar global dengan tetap menjunjung nilai budaya “Si Tou Timou Tumou Tou”.
Tak hanya itu, laboratorium ini juga berupaya menjadi institusi yang unggul dan kompetitif dalam kewirausahaan, sekaligus menjadi mitra strategis bagi masyarakat dan pemerintah dengan semangat budaya Mapalus yang menjadi ciri khas Sulawesi Utara.
Sejumlah pengakuan penting turut mengukuhkan posisi Laboratorium Biomolekuler Unsrat di tingkat nasional maupun internasional.
Laboratorium ini resmi menjadi bagian dari jejaring Biomedical & Genome Science Initiative (BGSI) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Selain itu, Laboratorium Biomolekuler Unsrat juga ditunjuk sebagai laboratorium rujukan surveilans genomik Kementerian Kesehatan untuk wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo, termasuk dalam pemantauan genomik COVID-19 dan program ILISARI.
Dukungan internasional pun datang dari United Nations Development Programme (UNDP) dan World Health Organization (WHO), yang semakin memperkuat kapasitas laboratorium dalam menjalankan berbagai layanan dan penelitian biomolekuler.
Kompetensi Laboratorium Biomolekuler Unsrat juga telah mendapat pengakuan resmi melalui akreditasi dari Komite Akreditasi Nasional (KAN).
Sertifikat akreditasi tersebut berlaku sejak 23 Juli 2025 hingga 22 Juli 2030.
Akreditasi ini diberikan setelah Laboratorium Biomolekuler Unsrat dinilai mampu menunjukkan kompetensinya sebagai laboratorium pengujian yang menerapkan secara konsisten persyaratan umum kompetensi laboratorium pengujian dan laboratorium kalibrasi sesuai standar yang berlaku.
Dengan sederet penghargaan, pengakuan nasional dan internasional, serta dukungan sumber daya yang terus berkembang, Laboratorium Biomolekuler Unsrat semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu pusat unggulan biomolekuler yang siap berkontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan, pelayanan kesehatan, dan pembangunan di Indonesia.
