Benny J Mamoto Saat Diwawancarai Wartawan
Tompaso – Teka-teki apakah Irjen Pol (Purn) Benny J Mamoto akan ikut bertarung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sulawesi Utara mulai terjawab. Kepada sejumlah wartawan di sela-sela pelaksanaan Festival Pinawetengan, Selasa (7/7/2015), Ketua Yayasan Institut Seni Budaya Sulawesi Utara ini menyatakan kesiapannya untuk maju.
“Saya harus siap jika itu memang yang diinginkan rakyat Sulut. Alasannya sederhana saja bahwa saya berkerinduan untuk melakukan banyak hal di kampong halaman dimana salah satunya yaitu pelestarian budaya daerah di setiap sub etnik yang ada,” tutur Mamoto.
Soal mendaftar di kendaraan politik partai apa, Mamoto tidak memberikan sinyak sama sekali. Akan tetapi dari perbincangan dengan wartawan selama beberapa menit tersebut, seidaknya sudah ada sinyal bahwa mantan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) itu punya keinginan untuk memberikan kontribusi lebih bagi daerah Nyiur Melambai. (frangkiwullur)

APA SELAJUTNYA ; HUT KKK JAKARTA KE 42 TAHUN ?
( Jadikan Sulut/Tanah Minahasa menjadi kepentingan dunia global dan kepentingan dunia global menjadi kepentingan Sulut/Tanah Minahasa ).
Dalam sambutan dua orang Tokoh Kawanua di HUT KKK Jakarta tanggal 20 Juni 2015,masing2 Lape Mangindaan dan Theo Sambuaga menyatakan bahwa sekarang ini Kerukunan Keluarga Kawanua / KKK Jakarta hanya satu yaitu ; Organisasi KKK Jakarta yang sekarang ini ketua pengurusnya Benny Mamoto.
Seperti diketahui bersama sejak dua tahun lalu pengurus KKK sempat terbelah menjadi dua pengurus . Yaitu, KKK nya Benny Mamoto c.s dengan orang kuatnya Lape Mangindaan dan kubu lainnya Jimmy Tampi c.s. dengan orang kuatnya Theo Sambuaga . Terlepas mana yang betul dan mana yang salah,tergantung penilaian masing2. Tapi yang jelas,banyak orang menilai bahwa organisasi KKK pada waktu itu akan digunakan/dimanfaatkan sebagai Barakuda untuk kepentingan politik praktis dalam rangka menghadapi CALEG dan PILPRES .
Terpecahnya Organisasi KKK sewaktu organisasi ini berumur 40 tahun ; sehingga saya berpendapat rupanya Orang Kawanua dengan Tanah Minahasanya masih agak lumayan kekuatan pengaruhnya. Terbukti masih lumayan alias masih ada yang berminat menjadikan Organisasi KKK Jakarta ini sebagai Barakuda. Jadi,biarlah hal ini bisa menjadi tolok ukur,dimana ternyata Kawanua dan Tanah Minahasa masih diperhitungkan dalam percaturan kekuatan politik di Negara bangsa ini.Dan hal ini Organisasi KKK perlu melihat sebagai modal untuk Kawanua bisa berperan terhadap bangsa Negara ini.
Perkiraan saya mungkin banyak Kawanua berpendapat sama dengan saya,bahwa terjadinya Organisasi KKK terbelah dua tersebut,kemungkinan besar banyak juga membawa manfaat/kejadian yang ada gunanya. Dalam konteks eksistensi Kawanua dan Tanah Minahasa untuk supaya bisa cepat berproces alias tidak statis menghadapi tantangan arus zaman dan perobahan yang semakin cepat melanda dunia yang semakin mengglobal menuju kepada perobahan itu sendiri ; yang siapapun dia tidak bisa menghindar karena sudah merupakan suatu keniscayaan.
Penjelasan tersebut diatas,untuk lebih menyadarkan para pengurus organisasi KKK Jakarta,bahwa sebagai suatu system organisasi so pasti tidak berada di tempat yang vacum,dimana factor eksteren yang terus bergejolak diluar organisasi sangat mempengaruhi kelanjutan suatu sytem organisasi diluar dan didalam (mengecil ,membesar ,berkembang ,bertumbuh atau mati/bubar jalan ).
Permasalahan kedepan yang sudah kelihatan ; tantangan yang akan dihadapi Organisasi KKK Jakarta, yaitu menghadapi Pilkada nanti di bulan December 2015. Kemungkinan besar akan terjadi kegaduhan disana sini , sehingga so pasti akan mempengaruhi Organisasi KKK ini. Belajar dari pengalaman yang lalu,maka usul saya adalah sebagai berikut : 1) Untuk menjaga kenetralan organisasi ini dan supaya tidak dijadikan Barakuda oleh mereka yang punya kepentingan dalam berpolitik praktis,maka organisasi ini perlu membuat Analisa SWOT. Melalui pendekatan dari berbagai aspek,antara lain : Politik,Social Budaya,Ekonomi ,Hukum dan HAM ,Keamanan dan Pertahanan , dll. Dan kemudian berbagai aspek tersebut disesuaikan dengan perkembangan dunia yang meliputi ; Globalisasi , Nasional , Regional ,Lokal . Bahwa, semua itu harus dilihat sebagai suatu sytem yang utuh yang saling mempengaruhi.
Dari hasil analisa SWOT (kekuatan,kelemahan,peluang,ancaman) akan menghasikan /dapat disimpulkan berbagai permasalahan berupa tantangan,perkembangan,kemungkinan2 yang bisa terjadi diwaktu mendatang ; dalam hubungannya dengan mencari/memilih para calon pemimpin di SULUT ; dimana atas dasar hasil kesimpulan tersebut dapat dibuat suatu Job Analysis ( apa saja yang harus dikerjakan ) yang terdiri dari Job Describtioan (kegiatan2 apa saja yang harus diadakan) dan Job Specificatiaon ( spesificasi / type pemimpin yang bagaimana yang meliputi ; sikap,tingkah laku,wawasan,bakat,pengalaman ,pengetahuan,dll.) yang cocok/sesuai untuk bisa bekerja menjadi pemimpin dalam rangka mengantisipasi berbagai permasalahan yang sudah dianalisa tersebut. Sehingga dengan demikian Organisasi KKK akan terlibat aktif,terasa adil, netral dan tidak memihak dalam memilih para calon pemimpin. Dengan adanya standart acuan ini maka organisasi akan dinilai oleh masyarakat luas bukan pilih kasih atau like and dislike tanpa ada transaksi kepentingan pribadi tapi memang rasional,ilmiah objektif .
2) Yang paling penting dengan adanya Analisa SWOT,dapat mengetahui dan memberi gambaran akan SIKON/situasi dan kondisi (politik,ekonomi,social budaya,hukum dan HAM,dll) kemarin , hari ini dan perkiraan hari besok . Misalnya, analisa SWOT,berupa pendapat dari saya dalam konteks Orang Kawanua dan Tanah Minahasa,analisanya sbb : KEKUATAN, orang Kawanua dan Tanah Minahasa masih terasa mempunyai spirit persatuan, masih terasa kuat terikat dalam nilai2 budaya dan keyakinan yang dianut bersama selama ini.Nilai2 budaya dan keyakinan bersama ini juga merupakan pegangan hidup, yang harus diperjuangkan bersama untuk diteruskan kepada generasi selanjutnya.Hal ini bisa terlihat pada orang2 Kawanua yang tinggal dan berada di kota2 besar di Indonesia maupun yang berada diluar negeri . Banyak diantara mereka memang sudah kawin mawin dengan berbagai suku,bangsa ,ras dan sudah beranak cucu . Tetapi spirit mereka yang menyangkut nilai2 budaya dan keyakinan masih tetap kuat dipegang dan diteruskan kepada anak cucu mereka. KELEMAHAN ; Pandangan Hidup atau wawasan berpikir Orang Kawanua dan Tanah Minahasa terasa dan terlihat semakin sempit atau tidak meluas . Misalnya,sekarang ini Orang Kawanua dan di Tanah Minahasa,masih berjalan ditempat,pola berpikirnya masih tetap berpikir menjadi pegawai/birokrasi di pemerintahan atau berusaha hanya untuk menjadi
politikus. Dan pada kenyataannya banyak diantara mereka hanya menjadi mental pengikut alias bagantong patah,sehingga semakin terasa orang Kawanua maupun Tanah Minahasa hanya dperlakukan sebagai penumpang dinegara bangsa ini , bukan lagi menjadi driver yang turut menentukan arah tujuan bangsa Negara ini. Dampak yang lain yang diakibatkan pola berpikir statis ; mulai terlihat,bahwa torang so kalah bersaing dengan mereka yang dari daerah2 lain, dalam hal torang sudah mulai tidak produktif,kreatif,inovatif. PELUANG , Peluang yang masih ada,adalah mengandalkan Tanah Minahasa itu sendiri,dimana letak geografisnya sangat strategis di Asia Pacifik untuk pengembangan Parawisata , Perekonomian dan Industri , Pertahanan , Transportasi Laut dan Transportasi Udara ( perlu diingat dan dicamkan , memperjuangkan Eksistensi Tanah Minahasa dan Orang Kawanua harus dilihat sebagai suatu kesatuan yang utuh ). ANCAMAN, Ancaman yang sudah jelas terlihat yaitu : “Kemungkinan besar Tanah Minahasa bisa dijadikan/terjadi konflik kekerasan SARA” . Sama seperti , Ambon, Poso, Papua , Dayak , Timor Timur, Mei ’98. Banyak yang berpendapat,adanya ancaman terhadap Tanah Minahasa sudah sejak dari dulu (sebelum peristiwa konflik kekerasan di daerah2 tersebut) dilakukan secara terencana, terstrukture dan sistematis. Dengan tujuan mendominasi dan menghagemony Tanah Minahasa, termasuk meniadakan nilai2 budayanya. Adanya ancaman tersebut, bisa dideteksi melalui berbagai pemberitaan dan diskusi2 di beberapa Media Sosial. Antara lain yang terdeteksi yaitu,adanya Manuver2 politik kekuasaan,melalui adanya aturan2 : “Transmigrasi yang dipaksakan ; Pemekaran daerah yang banyak dikritik hanya bertujuan menciptakan rantai kekuasaan mutlak yang kukunya semakin mencengkram dan menggurita sampai ke daerah2 kepulauan Nusantara ; Kemudian dengan adanya kekuasaan mutlak mereka merampas sumber daya alam di daerah2 sehingga daerah semakin miskin dan rusaknya lingkungan hidupnya ; Menciptakan pemimpin2 daerah yang hanya dijadikan boneka oleh para dewa2 partai di Senayan ; Seringnya terjadi kekacauan di daerah2,sehingga banyak aparat yang dikirim . Pada kenyataannya semakin banyak aparat malahan semakin terjadi ketidak adilan (masyarakat se akan2 hidup diatas bara api dalam sekam ditambah dengan semakin terjadinya pungutan liar yang menyebabkan ekonomi biaya tinggi ; dll”.
3) Analisa SWOT juga, sangat relevan untuk digunakan sebagai masukan dalam meningkatkan kualitas hidup manusia,menyangkut Orang Kawanua dan Tanah Minahasa , yaitu : Memberi masukan terhadap , nilai2 budaya dan keyakinan yang merupakan pegangan hidup supaya semakin kuat dan dalam untuk menghadapi dan menjawab tantangan dan ancaman arus zaman yang bisa menghajutkan umat manusia.Kemudian disatu sisi lain dapat memberi masukan untuk memperluas pandangan hidup/wawasan berpikir supaya bisa menyesuaikan dengan perkembangan, kemudian bisa jeli melihat peluang peluang yang yang muncul dengan adanya perkembangan zaman yang terus berobah.
Kesimpulannya , masukan hasil Analisa SWOT sangat relevan dalam meningkatkan Kualitas hidup suatu kelompok masyarakat. Karena tolok ukur Suatu Pembangunan Negara Bangsa adalah : “Sampai sejauh mana pembangunan itu dapat mengangkat harkat martabat manusia yang didalamnya terdapat nilai2 budaya yang dianut suatu kelompok masyarakat yang juga merupakan sebagai pegangan hidup. Kemudian,sampai sejauh mana nilai2 budaya yang dianut tersebut dapat berproces secara alamiah didunia yang semakin mengglobal, dalam rangka memperluas pandangan hidup / wawasan berpikir.
Berdasarkan penjelasan ini, sangat diharapkan dari KKK Jakarta bisa menjadi ujung tombak untuk membawa : “ SULUT/Tanah Minahasa Menjadi Kepentingan Dunia Global dan Dunia Global menjadi kepentingan SULUT/Tanah Minahasa”.
Juni,2015
Ferdinand Pandey
Like · Comment