Enam pasangan calon dan nomor urut
Bitung – Enam pasangan calon walikota dan wakil walikota Bitung periode 2016-2021 telah memiliki nomor urut masing-masing. Dan tiap pasangan calon mengaku memiliki makna dan arti sendiri terhadap nomor yang mereka dapatkan dalam rapat pleno pengundian nomor urut pasangan calon walikota dan wakil walikota Bitung periode 2016-2021, Selasa (25/8/2015).
Nomor urut satu yakni pasangan Max Lomban dan Maurits Mantiri menilai nomor urut yang mereka dapatkan adalah pemberian Tuhan dan angka kemenangan. Karena angka satu identik dengan kemanangan dan terbaik.
“Angka satu identik dengan pemenang dan itu adalah angka serta nomor urut terbaik dari Tuhan,” kata Mantiri.
Nomor urut dua yang didapatkan pasangan Stefanus Pasuma dan Mario Karundeng dianggap nomor yang didapatkan atas persetujuan Tuhan yang memiliki arti dan makna luas.
“Victory atau kemenangan, bisa juga peace atau perdamaian serta sejumlah arti dan makna positif lainnya. Namun pada dasarnya, nomor dua ini akan membawa kami berdua untuk meraih cita-cita yang kami harapkan,” kata Pasuma.
Nomor urut tiga yang didapatkan pasangan Michael Yakobus dan Paulus Kumentas menganggap angka tiga adalah angka mujizat yang mereka dapatkan ketika mengikuti proses pencalonan. Mujizat pertama kata Yakobus adalah Mapalus bisa mempersatukan dan mendaftar sebagai bakal calon kedua.
“Mujizat kedua adalah, ditetapkan sebagai salah satu pasangan calon kendati kami tidak gembar-gembor seperti calon lain. Dan mujizat ketiga adalah, mendapatkan nomor urut tiga,” kata Yakobus.
Pasangan Hengky Honandar dan Fabian Kaloh yang mendapatkan nomor urut empat menilai nomor empat adalah keberuntungan. Juga sebagian orang mengidentikkan dengan kursi dan dalam setiap pencalonan dianggap nomor urut jadi.
Nomor urut lima yakni Linna Utiarachman dan Petrus Singale mengidentikkan nomor urut yang mereka dapatkan dengan sila dalam Pancasila. Juga sebagai bentuk pemersatu dalam artian berjabat tangan dengan saling menggenggam kelima jari.
Sementara itu, pasangan Aryati Baramuli Putri dan Santy Gerald Luntungan yang mendapatkan nomor urut enam menganggap nomor enam adalah nomor untuk rakyat. Dan keduanya mengganggap nomor urut yang mereka dapatkan sudah diatur oleh Tuhan untuk memenangkan Pilkada Bitung.(abinenobm)
