Opini

Pilkada 9 Desember 2020

Padahal mengumpalkan massa dalam jumlah ribuan, itu juga tidak efektif, dan dampaknya terlalu kecil untuk calon itu sendiri. Toh, mereka yang datang berkerumun di tengah lapangan sudah pasti pendukung calon itu sendiri.

Banyak ruang kampanye yang bisa dimaksimalkan peserta Pilkada, misalnya media sosial yang pengunanya hari berkiasar 60% dari total populasi pemilih, media massa, dan media alternatif lainnya. Kampanye online juga bisa dilakukan. Sebab pemilik HP smartphone di Indonesia berkisar 80% dari total populasi. Selain itu, para peserta pemilu bisa membentuk tim melakukan kampanye door to door tanpa harus mengumpulin massa yang efeknya juga kecil.

Pada akhirnya, ini masalah cara berpikir saja, kalau merasa semua harus harus normal. Selamanya tidak akan pernah kembali lagi seperti sebelumnya. Toh, pada akhirnya hari ini kita menuju ke situasi new normal yang tentu membutuhkan revolusi berpikir dari sebelumnya. Dan karena itu, saya mendukung pilkada di desember 2020. Tentu dengan syarat semua pihak harus mengikuti protokol kesehatan.

Penulis: Manager Konsultan Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara