
Bitung, BeritaManado.com – Wali Kota Bitung, Maurits Mantiri menutup rangkaian kegiatan Gereja Protestan Indonesia (GPI) di Ruang SH Sarundajang, Senin (18/7/2023).
Wali Kota hadir menggantikan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Olly Dondokambey yang berhalangan hadir.
Kegiatan GPI yang digelar di Kota Bitung adalah Seminar Eklesiologi dihadiri Ketua Sinode Am GPI, Pdt Rudy Ririhena diikuti 12 Majelis Sinode, utusan gereja bagian mandiri, BPH MSA GPI, Badan Penasehat GPI, narasumber, tim kerja, peninjau dan undangan.
Adapun peserta seminar adalah perwakilan dari Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), Gereja Protestan Maluku (GPM), Gereja Masehi Injili di Timor Kupang (GMIT), Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) dan Gereja Protestan Indonesia (GPID).
Juga perwakilan darii Gereja Protestan di Buol Toli-Toli (GPIBT), Gereja Protestan Indonesia di Gorontalo (GPIG), Gereja Kristen di Luwuk Banggai (GKLB), Gereja Protestan Indonesia di Papua (GPIP), Indonesia Evangelical Christian Church (IECC), Gereja Protestan Indonesia di Banggai Kepulauan (GPIBK) dan Gereja Masehi Injili di Talaud (Germita).
Rudy menyampaikan, proses pelaksanaan seminar berjalan dengan baik dengan suasana persaudaraan begitu terasa.
“Hasil dari seminar ini, akan dilengkapi oleh tim, di rumuskan untuk di bawa ke sidang mejelis Sinode Am GPI di Jayapura bulan November 2023,” kata Rudy.
Selain pelaksanaan sidang majelis Sinode Am GPI, kata Rudy, akan berlangsung Hari Ulang Tahun (HUT) ke-75 GPI dengan Ketua Panitia Pelaksana Gubernur Sulut.
Ia juga menyampaikan apresiasi terhadap masyarakat Kota Bitung yang telah menyebut hingga ikut mendukung terselenggaranya seminar eklesiologi GPI.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Bitung yang telah memfasilitas terlaksananya kegiatan ini. Peserta sangat terkesan dan kagum dengan sambutan ini,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota atas nama Gubernur Sulut menyampaikan permohonan maaf karena saat bersamaan ada tugas pekerjaan yang tak bisa ditinggalkan.
“Sehingga Bapak Gubernur mendegasikannya untuk menutup pelaksanaan Seminar Studi Eklesiologi secara resmi,” kata Maurits.
Maurits juga menyampaikan pesan dari Gubernur kepada Ketua Sinode Am GPI, yakni diundang untuk bertatap muka.
“Terima kasih kepada pimpinan Sinode Am GPI di 12 Sinode, sudah mempercayakan Kota Bitung tempat pelaksanaan Seminar studi Eklesiologi,” katanya.
Hadir juga mendampingi Wali Kota, Sekretaris Daerah Kota Bitung, Rudy Theno dan sejumlah pejabat Pemerintah Kota Bitung.
(abinenobm)
