
Penulis: Jenly Wenur | Manado
Antusiasme para mahasiswa memenuhi Aula Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) pada Senin (4/5/2026).
Di ruangan ini, ajang bergengsi Pemilihan Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) 2026 Wilayah XVI resmi digelar untuk mencari sosok mahasiswa terbaik yang tidak hanya unggul di ruang kuliah, tapi juga di tengah masyarakat.
Pilmapres Wilayah XVI yang meliputi Perguruan Tinggi di Provinsi Gorontalo, Sulawesi Utaran, dan Sulawesi Tengah ini mengangkat tema “Maju Berdampak, Menginspirasi Nusantara” dan bakal digelar selama empat hari.
Rektor Unsrat, Prof. Dr. Ir. Berty Sompie, M.Eng, IPU, ASEAN Eng, menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi angka atau adu kecerdasan akademik semata.
Baginya, Pilmapres adalah pencarian sosok yang mampu menyeimbangkan antara hard skills dan soft skills.
“Kita mencari mahasiswa yang tidak hanya pandai di atas kertas, tetapi memiliki kepekaan sosial dan kemampuan komunikasi yang unggul,” ujar Prof. Berty saat memberikan sambutan.
Ia pun kembali mengingatkan para peserta pada pesan abadi pahlawan nasional Dr. G.S.S.J. Ratulangi, yakni “Si Tou Timou Tumou Tou”, manusia hidup untuk memanusiakan orang lain.
Menurutnya, prestasi yang diraih hari ini harus menjadi alat untuk mengangkat derajat sesama melalui karya dan pengabdian nyata.
Senada dengan hal tersebut, Kepala LLDIKTI Wilayah XVI, Munawir Sadzali Razak, S.IP, M.A, melihat agenda tahunan yang digelar di Unsrat ini sebagai barometer keberhasilan perguruan tinggi.
Ia berharap Pilmapres bisa menjadi cermin sejauh mana kampus mampu melahirkan “insan yang utuh”.
“Mahasiswa yang kita butuhkan adalah mereka yang unggul secara akademik, namun juga kuat secara karakter, matang dalam kepemimpinan, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” pungkas Munawir.
Acara yang berlangsung khidmat ini menjadi ajang pembuktian bagi mahasiswa bahwa kecerdasan intelektual barulah permulaan, sementara karakter dan kebermanfaatan adalah tujuan akhirnya.
