
Manado, BeritaManado.com — RSUP Prof Dr R D Kandou Manado terus memperkuat posisinya sebagai kiblat layanan medis di Indonesia Timur, khususnya wilayah bagian utara.
Terbaru, rumah sakit rujukan utama ini resmi mengoperasikan layanan pemeriksaan Renografi, sebuah metode diagnostik berbasis kedokteran nuklir yang mampu membedah fungsi ginjal secara mendalam, cepat, dan aman.
Langkah ini menjadikan RSUP Kandou yang kini di bawah pimpinan Prof Dr dr Starry Rampengan, Sp.JP(k), FIHA, MARS, sebagai rumah sakit pertama dan satu-satunya di Sulawesi yang memiliki teknologi tersebut.
Kehadiran Renografi menjawab tantangan diagnosa penyakit ginjal yang selama ini sulit dideteksi secara detail melalui metode konvensional.
Mengapa Renografi Berbeda?
Berbeda dengan pemeriksaan urin atau darah biasa, Renografi bekerja dengan cara memantau aliran darah dan proses pengeluaran urin secara real-time.
Teknologi ini memungkinkan dokter melihat kinerja ginjal kanan dan kiri secara terpisah.
“Renografi memberikan gambaran komprehensif mengenai fungsi masing-masing ginjal sehingga memudahkan dokter dalam menentukan penanganan yang tepat. Pemeriksaan ini sangat bermanfaat untuk pasien dengan dugaan gangguan ginjal maupun pasca tindakan medis,” jelas dokter spesialis Kedokteran Nuklir RSUP Kandou, dr. Arlene Angelina, Sp.KN-TM.
Pemeriksaan ini menjadi solusi krusial bagi pasien dengan beberapa kondisi medis, seperti:
• Evaluasi keseimbangan fungsi ginjal kiri dan kanan.
• Deteksi penyumbatan atau hambatan pada saluran kemih.
• Pemantauan kondisi pasien pasca operasi atau transplantasi ginjal.
• Pemeriksaan hipertensi yang dipicu oleh gangguan ginjal.
• Deteksi kelainan saluran kemih bawaan pada anak-anak.
Aman dan Non-Invasif
Meski menggunakan istilah ‘nuklir’, dr. Arlene memastikan masyarakat tidak perlu khawatir.
Prosedur ini menggunakan dosis radioaktif (isotop) yang sangat kecil dan aman bagi tubuh manusia.
“Teknologinya non-invasif (mengobati tanpa menembus kulit dan jaringan,red), cepat, dan tidak menimbulkan efek samping jangka panjang. Pasien bisa menjalani pemeriksaan dengan sangat nyaman. Hasilnya, sangat membantu menentukan terapi yang tepat,” tambahnya.
Manajemen RSUP Kandou pun mengimbau masyarakat, khususnya kelompok berisiko seperti penderita diabetes, hipertensi, atau mereka yang memiliki riwayat gangguan saluran kemih, untuk mulai memanfaatkan layanan ini.
Deteksi dini dinilai jauh lebih efektif daripada mengobati saat fungsi organ sudah menurun drastis.
Bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut, layanan ini sudah tersedia setiap hari kerja di Instalasi Kedokteran Nuklir RSUP Kandou Manado.
Inovasi ini kian mengukuhkan komitmen RSUP Kandou dalam menyediakan layanan kesehatan kelas satu bagi warga Sulawesi dan sekitarnya.
(***/jenlywenur)
