Kota Bitung

Peringati HUT ke-73, KPU Bitung Berbagi Kasih Bersama Anak Yatim Panti Asuhan Rumah Kasih Doulos

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bitung, Deslie Sumampouw, menyebut peringatan Hari Lahir KPU pada 6 November 2026 sebagai momentum bersejarah bagi lembaga penyelenggara pemilu di Indonesia.

Penulis: Syarif Umar l Bitung

Memperingati Hari Lahir Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke-73, KPU Kota Bitung menggelar ibadah syukur, doa bersama, serta pemberian santunan kepada anak-anak yatim dari Panti Asuhan Rumah Kasih Doulos. Kegiatan berlangsung di Aula KPU Kota Bitung, Jumat (6/11/2026).

ADVERTISEMENT

Momentum peringatan hari lahir lembaga penyelenggara pemilu ini tidak hanya menjadi ungkapan rasa syukur atas perjalanan panjang KPU, tetapi juga wujud kepedulian sosial dan komitmen untuk terus menghadirkan nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Bitung yang diwakili Asisten II Setda Kota Bitung, Jhon Michael Toar Sondakh, unsur Forkopimda, pimpinan partai politik, para komisioner dan Sekretaris KPU periode sebelumnya, serta jajaran KPU Kota Bitung.

Turut hadir anak-anak Panti Asuhan Rumah Kasih Doulos yang menjadi bagian penting dalam kegiatan penuh kebersamaan tersebut.

Ketua KPU Kota Bitung, Deslie Sumampouw, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Lahir KPU pada 6 November 2026 menjadi momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya dilaksanakan sebagai bentuk peringatan hari lahir lembaga penyelenggara pemilu tersebut.

Sementara itu, Asisten II Setda Kota Bitung, Jhon Michael Toar Sondakh, saat membacakan sambutan Wali Kota Bitung, menyampaikan ucapan selamat Hari Lahir ke-73 kepada KPU, khususnya KPU Kota Bitung.

“Atas nama Pemerintah Kota Bitung, kami menyampaikan selamat ulang tahun ke-73 kepada KPU, khususnya KPU Kota Bitung,” ujarnya.

Ia menegaskan, tema peringatan HUT ke-73 KPU mengandung pesan penting bahwa amanah yang diberikan kepada lembaga penyelenggara pemilu harus senantiasa dijaga, dihormati, dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

Pemerintah Kota Bitung juga memberikan apresiasi atas dedikasi KPU dalam menjalankan tugas penyelenggaraan pemilu. Pemkot Bitung, lanjutnya, siap terus memperkuat sinergi demi mewujudkan kehidupan demokrasi yang aman, damai, dan bermartabat.

“Demokrasi adalah bagaimana kita menjaga kebersamaan. Mari kita jadikan keberagaman sebagai kekuatan untuk menjaga harmoni di Kota Bitung,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, KPU Kota Bitung turut memberikan apresiasi kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Bitung, serta seluruh insan pers yang selama ini turut berperan dan bahu-membahu mendukung terciptanya proses demokrasi yang berkualitas di Kota Bitung.

Suasana peringatan semakin menyentuh ketika anak-anak Panti Asuhan Rumah Kasih Doulos tampil di hadapan para undangan. Perhatian para tamu tertuju pada sejumlah anak balita yang turut hadir, termasuk Priti, yang masih berusia 1 tahun 3 bulan dan berada dalam gendongan pengasuhnya.

Pengasuh Priti menceritakan kisah awal anak tersebut berada di panti asuhan setelah kisahnya sempat viral di media sosial. Saat ditemukan, kondisi Priti sangat memprihatinkan karena tubuhnya dikerubuti semut dan tali pusarnya belum terpotong dengan baik.

Namun, di tengah perjalanan hidup yang penuh tantangan, Priti kini tumbuh bersama anak-anak lainnya dalam lingkungan penuh kasih dan perhatian.

“Prity anak yang kuat, jarang sakit. Hingga saat ini tidak pernah berkekurangan, sebab di sini ada juga banyak kakak-kakaknya,” tutur sang pengasuh.

Dengan penuh harapan, pengasuh Priti juga menyampaikan bahwa pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal dari hubungan silaturahmi yang terus terjalin.”Kami berharap ini bukan akhir, tetapi menjadi awal dari pertemuan kita selanjutnya,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan penyerahan santunan kepada anak-anak Panti Asuhan Rumah Kasih Doulos.

Melalui peringatan HUT ke-73 ini, KPU Kota Bitung tidak hanya menegaskan komitmennya dalam menjaga demokrasi, tetapi juga menunjukkan bahwa nilai kepedulian, kebersamaan, dan kemanusiaan merupakan bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.