
Selain itu, perhatian Pemprov Sulut kepada pekerja sosial keagamaan telah dipraktikkan melalui program Perkasa.
Menurut Olly, kebijakan itu merupakan kerjasama dengan BPJS Kesehatan.
“Saat ini ada 117 ribu pekerja keagamaan telindungi BPJS Kesehatan. Kami upayakan terus bertambah setiap tahun,” tandasnya.
Diakhir kegiatan, wapres bersama gubernur melakukan pemukukan alat musik tradisional Tetengkoren sebagai tanda peresmian acara.
Kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti penetapan Kota Tomohon sebagai Kota Toleran.
(Alfrits Semen)
